Susunan Kabinet SBY-Boediono

kabinet-sbySebuah pemerintah bisa dikatakan berhasil dalam pembangunan bangsa ketika tujuan pembangunan bangsa itu tercapai. Dalam mencapai hal ini tentunya dibutuhkan kekuatan massiv dari berbagai pihak. Pemerintah dan juga rakyat dimana menjadi bagian dari society suatu bangsa.

Dalam mempersatukan kekuatan rakyat dan pemerintah didalam pembangunan bangsa dituntut adanya pemerintahan yang bersih, jujur serta dicintai oleh seluruh rakyat.

Menyatukan rakyat tentunya suatu hal yang tidak pernah ada dalam sebuah perjalanan pemerintahan demokrasi modern, kerena bagaimanapun juga perbedaan pendapat akan selalu mewarnai perjalanan bangsa, dimana iklim heterogen merupakan hal yang harus dihormati.

Namun demikian, bukan berarti sebuah pemerintahan tidak bakal mampu dicintai oleh rakyat. Jika saja mereka mampu memimpin dengan bijak cakap serta adil, dimana setiap aspirasi dan harapan rakyat menjadi realisasi dalam kebijakan yang berpihak kepada rakyat, tentu hal ini akan menjadikan pemerintahan tersebut dicintai oleh rakyat sehingga tercipta sebuah kekuatan massiv antara pemerintah dan rakyat dalam mencapai cita-cita pembangunan bangsa.

Begitu juga dengan pemerintahan SBY 5 tahun kedepan. Berbagai PR sudah menunggu untuk diselesaikan. sebut saja bencana alam, korupsi, terorisme serta diplomasi negara merupakan beberapa PR yang bisa dijadikan senjata atau bisa jadi malah menjadi bumerang nantinya.

Jika saja pemerintah bisa lebih sigap dan siap dalam menangani dan mempersiapkan kemungkinan akan adanya bencana, tentu rakyat akan semakin merasa terlindungi. Begitu juga dengan kasus korupsi yang semakin melebar dengan indikasi ada upaya penggembosan terstruktur KPK. Jika tidak ada titik terang dalam kasus tersebut, bisa jadi citra SBY yang dikenal garang dalam hal korupsi dalam pemerintahan 5 tahun terakhir berangsur angsur akan meredup.

Keberhasilan densus 88 dalam mengungkapkan serta menangkap dalang berbagai kasus pengeboman merupakan hal yang harus dibanggakan. Namun begitu bukan berarti peperangan melawan teroris sudah usai, karena diyakini masih banyak kelompok lain yang belum terungkap.

Selain hal diatas, pemerintah juga kurang mampu melindungi warganya yang berada diluar negeri. Kasus penganiayaan TKI yang masih sering terjadi, dimana diantara mereka terlunta-lunta di negara asing tanpa ada kepastian. Sebut saja puluhan TKI yang hidup dibawah jembatan layang Arab Saudi,  serta kasus memanasnya hubungan diplomatik Indonesia dan Malaysia, dimana ditengarai kurang kuat dan tegasnya posisi diplomasi Indonesia dimata bangsa asing. Hal ini juga merupakan sebuah PR besar bagi pemerintah 5 tahun kedepan.

Dibutuhkan kerja keras dari semua pihak terutama pemerintah. Dimana soliditas, kinerja serta kecakapan yang tinggi merupakan tiik utama selain dukungan dari masyarakat. Semoga susunan kabinet SBY untuk Indonesia 5 tahun kedepan mampu menjawab itu semua.

Bagi anda yang ingin mengetahui Susunan Kabinet SBY-Boediono 2009-2014 harap bersabar, walaupun di internet sudah banyak situs yang melansir perkiraan Susunan Kabinet SBY-Boediono 2009-2014 namun rencananya SBY baru akan mengumumkan Susunan Kabinet secara resmi pada tanggal 21 Oktober mendatang.

Terimakasih Anda telah mengunjungi blog ini. Silahkan memberikan komentar pada form dibawah. Lihat daftar postingan kami klik disini, jika ingin menghubungi kami buka disini.

Ingin berlangganan artikel dari blog azaxs.net? Masukkan email address anda disini:


24 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Wongbagoes says:

    Saiya daftar Menteri Urusan Wanita….

  2. riFFrizz says:

    aku penere mentri perblogan lek enek
    ngada ngada aja aku ini, memang baok koyo jidat
    he he he he he he he he

  3. cah ndueso says:

    aku kok ora ketoro?sopo sing moto iku?

  4. lambang says:

    Pak Azaxs. . Pean dadi mentri Upu? Menko info yo. . hehe. .

  5. nahdhi says:

    Saya jadi Menteri Wira-Wiri wae lah. Jadi Pangkopdar juga boleh…. :p

  6. Pencerah says:

    saya juga masih menunggu telp dari Cikeas nich

  7. Alief says:

    Wingi au wis entuk telpon

  8. Aku daftar jadi menteri periklanan we…..

  9. hmcahyo says:

    kalo di halaman kontak biasanya hilang komennya… kalo di yang lain insyaAllah gak :D

  10. marsudiyanto says:

    Siapapun Menterinya, Presidennya pasti SBY

  11. bulbul says:

    mantaaaaaaaaaabbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbb!!!!!
    salam kenal.. salam hangat sehangat rumah ini yang selalu update…

  12. semoga susunan kabinet sby utk lima tahun ke depan benar2 mampu membawa perubahan signifikan di negeri ini, mas azaxs. asalkan yang direkrut bukan hanya dari kalangan politisi mlulu. pengalaman menunjukkan, menteri dari parpol selalu terlibat dalam konflik kepentingan sehingga tdk optimal dalam menjalankan tugasnya.

  13. Mackeran says:

    Hmm… I read blogs on a similar topic, but i never visited your blog. I added it to favorites and i’ll be your constant reader.

  14. Mackeran says:

    I read a few topics. I respect your work and added blog to favorites.

  15. Arsento says:

    Are you a professional journalist? You write very well.

  16. arifudin says:

    keyword maknyuzzzz ;)

  17. sanjaya says:

    ga sabar nunggu pelantikannya….

  18. [...] dibutuhkan keseriusan SBY dan jajaran Kabinet Indonesia Bersatu, agar mampu mengatasi satu demi satu permasalahan [...]

  19. hasmah says:

    kalo ada menteri pemberdayaan pengangguran aku juga mau dong ………….telponka’ kodong……

  20. nunu says:

    yah………..kita liat aja ntar, apakah lebih baik dari pada yang lalu

  21. [...] Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono berhasil menjadi pemenang dalam satu putaran langsung dengan memperoleh suara 60,80%, mengalahkan [...]

  22. [...] kementerian Hukum dan HAM menjawab masalah ini? Kita tentunya berharap adanya tindak lanjut nyata. Sehingga anggapan bahwa [...]

  23. [...] massa dan bahkan menjadi headline pemberitaan. Hal tersebut tidak terlepas dari jasa presiden SBY yang turut membantu “mempromosikan” SiBuYa melalui [...]

Leave a comment

Blogging and Wordpress, Original Designed by Satrya, Credit to Wordpress, Virtualisme and Media Utama

Copyright © 2011 - Privacy Policy