Catatan Ketiga, ASEAN Blogger Conference
Jam di hp menunjukkan pukul 06.00 WITA. Ah, hari ini saya agak kesiangan. Mungkin karena terlalu capek setelah sehari sebelumnya melakukan perjalanan jauh ditambah pada malam harinya berada di tengah kawan-kawan Bali Blogger Community (BBC) dalam rangka Ulang Tahun BBC ke 4.
Saya bergegas subuhan kemudian mandi dan menyiapkan diri guna mengikuti rangkaian acara hari ini. Jadwal padat. Ya, sangat padat. Karena memang hari ini adalah hari utama ASEAN Blogger Conference. Dijadwalkan pagi hingga sore nanti kita mengikuti berbagai diskusi, konferensi maupun deklarasi. Ditambah lagi acara malamnya gala dinner, yang rencananya di hadiri Menteri Luar Negeri Marti Natalegawa serta duta besar negara-negara ASEAN.
Oh iya, sedikit speech tentang postingan kali ini, setelah kemarin saya membuat catatan tentang ASEAN Blogger Conference part 1 dan 2, kali ini saya menyelesaikan part ke 3. Postingan kali ini lumayan panjang, dan asli membosankan. Karena memang kegiatan padat dan semuanya layak diangkat dalam postingan. Ah, jika anda malas membaca, fast reading-pun tidak apa-apa..hee
Museum Pasifika
Setelah selesai sarapan pagi, kami dan rombongan dengan menumpang dua bus pariwisata bertolak menuju daerah Nusa Dua, tepatnya di Museum Pasifika yang berada di komplek Bali Tourism Development Corporation (BTDC). Disanalah acara inti akan berlangsung.
Perjalanan Denpasar menuju Nusa Dua sebenarnya tidak terlalu jauh, namun karena padatnya lalu lintas Bali, ditambah pengamanan ketat menjelang KTT ASEAN, membuat perjalanan agak tersendat.
Sesuai jadwal yang telah ditentukan panitia, sekitar pukul 09.00 WITA kita sudah smpai di venue.
Tidak banyak yang saya ketahui tentang museum ini karena memang ini pertama kalinya saya menginjakkan kaki disana.
Yang saya ketahui, museum di kawasan elit Bali ini sering digunakan untuk acara-acara seni, karena memang musum ini lebih menyerupai galleri dengan puluhan, atau bahkan ratusan koleksi lukisan karya pelukis terkenal dari dalam maupun luar negeri. Mengesankan.
Museum Pasifika semakin menarik karena kebetulan saat itu disana sedang berlangsung Asean Art Exhibition, yang berlangsung pada 24 October – 23 November 2011. Menurut informasi dari pihak museum, acara yang juga merupakan salah satu rangkaian KTT ASEAN tersebut dibuka langsung oleh SBY.
Untuk mengenal lebih jauh Museum Pasifika, akan saya posting pada postingan selanjutnya.
Antara Diskusi, Konferensi dan Deklarasi
150an blogger tampak bersemangat memenuhi salah satu ruang galleri Museum Pasifika yang disulap menjadi auditorium. Diantara mereka tampak 11 blogger dari negara Asean yaitu Laos, Kamboja, Philipina, Vietnam, Thailand, Brunei Darusalam dan Malaysia.
Inilah acara utama yang mereka tunggu-tunggu. ASEAN Blogger Conference.
Mbak Eka Situmorang selaku pembawa acara memulai dengan ucapan selamat datang dan beberapa kata pembuka. Selanjutnya dilanjutkan speech oleh mas Iman Brotoseno selaku President of Asean Blogger Community chapter Indonesia. Setelah speech from mas Iman, Menkominfo Tifatul Sembiring berkenan memberikan sambutan sekaligus secara resmi membuka hajatan akbar Blogger ASEAN tersebut.

Sambutan Menkominfo - Dok. http://udarian.com
Tidak banyak yang saya tangkap dari sambutan sang menteri. Namun intinya, pemerintah sangat mendukung ide kreatif dari para blogger atau siapapun untuk ikut serta mendukung perkembangan IT di Indonesia. Pada penutup sambutannya, menteri dari PKS tersebut berpantun, “Ikan Hiu Beli Es Puter, Thank You & See You Later!”
Setelah bapak Tifatul membuka konferensi, bapak Hazairin Pohan selaku duta besar Indonesia untuk ASEAN mendapatkan kesempatan untuk menjadi pembicara perdana. Beliau membawakan materi “Implementation of the Asean Charter Toward Asean Community 2015 Advisor to Asean Blogger Community Chapter Indonesia”. Inti presentasi tersebut kira-kira adalah implementasi Asean Blogger dalam menghadapi perkembangan dan isu-isu di Asean terutama menuju ASEAN Community 2015.
Seusai presentasi bapak Hazairin Pohan, silih berganti kawan-kawan blogger negara tetangga diberi waktu untuk memperkenalkan diri dan sebagian melakukan presentasi terkait perkembangan blog dan internet di negara mereka masing-masing. Laos, Kamboja, Philipina, Vietnam, Thailand, Brunei Darusalam dan Malaysia, semua antusias menyapa kawan-kawan blogger lainnya.
Usai presentasi blogger perwakilan negara Asean, saatnya coffee break! Rehat singkat ini dimanfaatkan para blogger untuk saling kenal, kenal sapa, maupun berbagi cerita dengan blogger lainnya. Jujur, saya hanya mengenal sedikit diantara mereka. Di acara tersebut saya mempunyai beberapa kenalan blogger lainnya.
30 menit waktu yang sangat singkat untuk coffee break apalagi disertai bercengkrama. Konferensi diteruskan kembali.
Saatnya ICT Watch yang diwakili mas Donny BU menyampaikan materi tentang internet, socmed dan blogger di Indonesia. Penyampaian materi yang lugas dan diselingi guyonan membuat presentasi tersebut mencair. Apalagi bahasa yang digunakan bilingual (Indonesia & Inggris), membuat peserta lebih enjoy menikmati. Oh iya, dari awal acara hingga presentasi ICT Watch tersebut, saya belum pernah mendengar pembicara berbicara memakai bahasa Indonesia. Jadi kebayang, bagi peserta dengan modal english pas-pasan, pasti akan kesulitan mengikuti. Saya salah satu diantara mereka.. haha…
Acara selanjutnya adalah diskusi kelompok. Pada sesi ini peserta dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok A dipimpin oleh Ilham Syahputra – kebetulan satu pesawat dari Jakarta ke Denpasar, Kelompok B dipimpin oleh Agus Lahinta, dimana hari pertama di Bali saya nebeng mandi di kamarnya. Saya sendiri beserta 40 blogger lainnya berada di kelompok C yang dipimpin oleh Herman Saksono. Beberapa teman mengatakan bahwa ketua kelompok C adalah seorang seleb blog. Ah, biasa saja. La wong memang saya tidak mengenal siapa dia. Oh iya, di kelompok C tersebut terdapat beberapa teman yang saya kenal. Ada mas Hendri, Nenden, mas Jarwadi, kang Didno serta kang Misno. Di kelompok ini juga ada blogger dari luar negeri, mereka adalah Sounay Phothisane dari Laos, Wason Liwlompaisan dari Thailand serta Kamarul Dzaman dari Brunei.

Diskusi Kelompok C - Dok. http://didno76.blogspot.com
Saya agak telat bergabung di kelompok tersebut, sehingga jujur saya tidak tahu apa sebenarnya topik utama yang sedang di diskusikan. Beberapa kali saya bertanya ke rekan blogger disamping saya. Ah sia-sia. Mereka juga kebingungan menjawabnya. Hal ini wajar, karena memang panitia tidak memberikan copyan materi yang didiskusikan. Meski demikian saya menangkap sebagian hasil diskusi di kelompok tiga tersebut. Sounay Phothisane dan Wason menginginkan adanya portal berita, forum yang menggunakan Google Voice atau video call lainnya atau sekedar fanspage facebook yang menampung diskusi kawan-kawan ASEAN Blogger, sehingga memunculkan ide-ide kreatif baru serta mempererat hubungan antara blogger lintas negara di dunia maya.
Selain portal atau forum, muncul juga ide kopdar rutin ASEAN Blogger. Dimana kopdar tersebut diharapkan dilaksanakan bergilir antar negara-negara ASEAN minimal setiap satu tahun sekali. Selain itu bisa juga ASEAN Blogger mengadakan training untuk para blogger maupun masyarakat luas.
Seusai diskusi, acara selanjutnya adalah makan siang! pada sesi ini peserta terlihat begitu antusias. Ya, setelah dari pagi mereka di jejali berbagai materi dan diskusi, momen yang ditunggu tersebut akhirnya datang juga. Akhirnya perut mereka sukses di jejali makanan.
Setelah kenyang, terlihat peserta menyebar. Ada diantara mereka yang menunaikan shalat, atau sekedar jalan-jalan mengelilingi komplek Museum Pasifika.
Setelah cukup istirahat, sesi seminar dilanjutkan! Terbayang, bosannya acara didepan mata, namun demikian, dengan manis saya duduk mengisi tempat diantara pada peserta lainnya. Terasa, perlahan namun pasti, mata saya mulai merem-melek, pertanda kantuk telah tiba..
Eits, dalam hitungan detik, rasa kantuk tersebut pergi. Ya, pak Nukman Luthfie naik ke podium sebagai pemateri dan pak Onno W Purbo memulai sesi sebagai pembawa acara. Sudah terbayang, bagaimana suasana ketika dua orang tua itu mengisi acara. Persis ketoprak di Jawa. Namun tentunya materi mengenai blog dan sosial media tersebut terasa berbobot meski diisi canda dan tawa.
Setelah mulut pak Nukman berbusa dan selesai bicara, giliran presentasi selanjutnya dari mbak Shinta Bubu selaku sponsor utama, dan mas Mike Orgill dari Google. Pasti kita tahu apa yang mereka presentasikan. Pastinya bahasan mereka mengenai perusahaan masing-masing. Lebih jelasnya silahkan kunjungi Bubu.com dan Google.com…haha
Setelah konser pak Nukman, Shinta Bubu dan Mike Orgill usai, ternyata masih ada pemateri lainnya. Adalah kang Anggara Suwahyu ditemani mas Enda Nasution dan Pak Onno W Purbo yang berubah profesi menjadi pembicara.
Sebagai seorang lawyer, kang Anggara menyinggung tentang kebebasan Bereskpresi. Inti presentasinya adalah jadilah blogger yang bebas namun bertanggung jawab. Silahkan menulis apa saja, tetapi harus bisa dipertanggungjawabkan terhadap orang lain, lingkungan sekitar serta Sang Pencipta.
Presentasi kang Anggara, mas Enda dan pak Onno tersebut sekaligus menutup rangkaian presentasi ASEAN Blogger.
Alhamdulillah, thanks god, akhirnya rentetan acara seru dan berat (karena berbasahasa Inggris) sudah usai. Banyak hal yang bisa didapatkan dari presentasi-presentasi diatas. Salah satunya adalah postingan yang sedang anda baca ini, namun sayangnya, tidak ada satu modulpun yang diterima peserta setelah dari pagi duduk manis mengikuti acara. It’s Ok.
Tarik Ulur Rumusan Deklarasi
Ditengah mata berbinar, karena kembali melihat hijaunya rerumputan di taman museum Pasifika, sayup terdengar panitia memanggil peserta untuk kembali masuk ke ruangan. “Just 5 minutes” ucapnya memastikan. Oke, sebagai peserta yang baik saya kembali masuk ruangan.
Inilah bagian terpenting konferensi tersebut. Merumuskan isi Deklarasi Blogger ASEAN.
Dipimpin Herman Saksono, dengan notulen Nona Dita, acara berlangsung alot namun tidak panas. Terlihat beberapa point ditambah, kemudian di revisi, ditambah lagi, kemudian dihapus. Blogger Philipina, Laos, Kamboja, Malaysia silih berganti mengutarakan pendapat. Dari Indonesia ada Putra duduk di barisan depan yang terlihat mendominasi. Ya, inilah dinamika.
Menurut pengalaman saya, sekedar rapat kerja di organisasi kemahasiswaan semacam HMI tingkat komisariat saja membutuhkan waktu hampir sehari, begitu juga rapat kerja tingkat BEM, membutuhkan waktu berhari-hari. Sedangkan ini merumuskan deklarasi kelas internasional, pastinya kalau dituruti, seminggu-pun belum cukup waktu yang dibutuhkan. So, merumuskan Deklarasi blogger ASEAN hanya dalam hitungan beberapa jam saja. Jelas tidak mampu menampung masukan dan harapan semua peserta.
Meski ada beberapa pendapat yang tidak tertampung, namun saya melihatnya itu masih dalam tahap kewajaran.
Hasilnya? Banyak peserta yang keluar terlebih dahulu dari ruangan acara. Diantara mereka ada yang Shalat Ashar dijamak Maghrib, what? cuci mata dan tour keliling Museum Pasifika, atau membersihkan diri meskipun sekedar mencuci muka. Dan saya, termasuk salah satu diantara mereka yang keluar terlebih dahulu. Bukan bermaksud meremehkan acara, bukan juga berniat sekedar sebagai penggembira, toh akhirnya saya mengerti juga detail isi deklarasi Asean Blogger, seperti yang telah saya tulis disini.
Terus terang, dalam even tersebut saya tidak ada kontribusi sama sekali. Memilih sekedar mengamati jalannya acara. Suatu hal yang memalukan? Ah tidak, biasa saja.
Namun demikian, apresiasi mendalam kepada ASEAN Blogger yang telah mengadakan acara ini. Kerja keras panitia harus dihargai. Karena merekalah, kawan-kawan blogger bisa kembali berkumpul bersama, sharing bersama, narsis bersama serta menambah dan menjaga silaturrahmi yang telah terbina. Semoga saja ASEAN Blogger Conference pertama ini mampu menjadi jembatan blogger dikawasan ASEAN, menggairahkan blogosphere dalam lingkup yang lebih luas, serta Point-point deklarasi benar-benar bisa di capai, bukan sekedar bahan postingan belaka.
Oh iya, apakah report ASEAN Blogger Conference aka #ABCBali ini sudah usai? Oo tentu tidak! Masih ada beberapa postingan menarik lainnya. (Bersambung)
#pictures menyusul






@azaxs kamu koq rajin banget sih nulisnya..?
)
hahahha
@gadisjeruk
mumpung masih muda…haha
gila, kok reportnya bisa sedetil ini sih, kemarin kayaknya tiap detil acara dicatat nih, atau direkam? hehehe
koq rak ono backlink di atas namaku….!!!
@jarwadi
disimpan di otak mas.. #hallah
@MHC
la uwes ngunu wingi…hee
lanjutkan mas. keren kie diikutkan lomba. dan kenapa blog ini berat sekali loadingnya ya?
Postingannya detail dan lengkap sekali … Bacanya juga asyik, gak ngebosenin … Kritiknya juga terselip secara harmonis dan manusiawi. Makasih … Ayooo pertajam englishnya .. Asean Blogger punya program Blogger Excgange lho!!
Exchange maksudnya … typo dah
Wah keren nih.. berseri.. saya juga nyiapin artikel berseri nih buat event ini. Tapi blum sempat. Insya Allah dalam beberapa hari. Mudah2an menambah wacana dan informasi mengenai Asean Blogger Conference ini.
Slaam kenaaall!!
@dafhy. ikutan lomba mas? iya..besok saya submit..semoga beruntung *ngarep
blog ini berat? disini cepat mas.. but mkasih infonya..
@kak sheed. wehe..biasa saja kak.. exchange? jadi tertarik..hee
@unggulcenter. wah…master turun gunung
salam kenal juga pak..mkasih knjungannya