Tabah Club
- Tuesday, April 29, 2008, 5:31
- Catatanku, Kontemplasi, News, lepas
- 552 views
- 35 comments
Negara kita adalah negara kaya raya…. begitu kata guru-guru saya dulu, tapi nyatanya sampai sekarang saya belum paham betul apa maksud dari kata kaya raya tersebut.
Jika kita tilik SDA kita memang kaya, dengan hutan tropis serta samudera yang sangat luas, maka pantaslah kita disebut dengan Zamrut Khatulistiwa, namun sayangnya, sebagai pemilik zamrut sebagian besar warga negara Indonesia masih dibawah garis kemiskinan.
Beberapa waktu lalu, ketika membaca Guru Mendidik itu Melawan, sebuah buku karangan Eko Prasetyo -terbitan Resistbook- saya menemukan satu sisi kekayaan kita, Ya, sangat beralasan sekali jika kita berbangga diri. Negara kita mempunyai warga negara yang sangat kaya raya dalam hal ketabahan, ya.. tabah..
Silahkan kawan-kawan pilih, siapa yang paling tabah diantara mereka? (gambar saudara-saudara dibawah ini)…

Sumber gambar: Resistbook
$%^#@&* Sorry n maaf kalo gambarnya berat n loadingnya lambat
Yang sabar ya.. dijamin gambare bagus kok…
Tulisan Terkait
About the Author
35 Comments on “Tabah Club”
Trackbacks
- FIlm Horror Indonesia, Erotisme dan Estetika | Azaxs Dot Net
- Indonesia Negara Hukum Terkorup | Azaxs Dot Net
Write a Comment
Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!








weee…asyik yg pertamaX
:-)
mnrtQ sich yg plg tbh ya……..pak tabah
[Reply ]
bener2 tabah tuh guru…..ikut it aja :))
[Reply ]
’saya bukan PSK, saya hanya bermaksud bertemu teman baik saya, jujur, saya tidak tahu-menahu tentang kasus itu’
loh koq
saya salut sama kawan-kawan yang bekerja sebagai buruh galian..
ditengah hegemoni kota, cucur keringat mereka yang mengalir deras jauh lebih mulia ketimbang wangi parfum mahal para koruptor berdasi..!!
[Reply ]
yang paling tabah : azaxs!!!
*bersiap2 untuk tabah menghadapi rentetan sampah yang kubuang ya, zaxs…*
[Reply ]
duh zaxs, diriQuwh juga tabah nih,
menanti puisi iephe yang tak kunjung tiba
[Reply ]
btw, dirimu di cling-cling bun2 di blog-Quwh..
pake kacamata ya, zaxs…
[Reply ]
ge ge ge..
jadi puisiku itu cocok dengan suasana hatimu?
sama sapa, zaxs?
eHHemm eHHemm..
*cling-cling*
[Reply ]
wuih.. komen k-5 nih..
nyamfah ajah!!
[Reply ]
weleh zaxs, tabahkanlah hatimu,
ini baru satu perusuh yg dateng, initialnya PreST.. bentar lagi mesti dia ngundang Gurunya..
Saya juga ikut tabah Club ah.
[Reply ]
waduh, koneksinye lemot banget, liat gambar nya ga muncul2, miskin benwit nie gue, btw, slm kenal juga yak..
sanguinis-melankolis
[Reply ]
mungkin ga masalah tabah juga, (salah apa coba si tabah) hihi…
rasa syukur… just it
tapi syukur
cuma pendapat aja loh
[Reply ]
bingung mo milih yang mana.. abisnya mukanya sama semua sih.. gak ada aktor yg lain gitu buat digambarin…
yg paling tabah itu petani deh, dia itu kerendem aja pas lagi diwawancarain sama si komikusnya.. apa gak dia kedinginan atau kegatelah di situ??
*maksabagnet.com
[Reply ]
hm….pilih apa yach??
sulit milihnya bukan karena semua terbaik…
namun semua emang buruk and riil banget terjadi di negeri nan katanya super kaya ini
saya rasa semua sangat menyedihkan…
[Reply ]
guru seperti ini lho yg kudu diperhatiin
bukan guru yang males ngajar tapi pengen digaji besar
[Reply ]
waduh, mas, kayaknya bingung mau milih gambar mana yang lebih tabah. semuanya mengilustrasikan kondisi riil di sebuah negeri yang konon katanya kaya raya itu. Tabah club, sebuah istilah yang tepat utk menggambarkan kemiskinan yang terstruktur di negeri ini, mas.
[Reply ]
hmmmmm…..
kesian semuah…
*geleng2*
gak tauk musti milih gambaran nyang manah….
[Reply ]
bingung milih yang mana..
semuanya rata2 tabah
[Reply ]
sayang saya gak bisa donlod gbrnya, koneksi lelet ampyuun
besok kali yah
[Reply ]
Buku Eko Prasetyo keren. Saya malu hati setiap baca buku-bukunya. Betapa banyak potensi perjuangan yang sudah disia-siakan. Betapa kerdilnya langkah selama ini …
Mas, blognya saya link ya … Salam perjuangan …
[Reply ]
gambare gak metu ndek laptopku
huh, dasar internet lelet….
[Reply ]
Eh, udah keluar ding !!
menurutku gambar2 di atas adalah kondisi sosial masyarakat saat ini…kalo ditanya siapa yg paling tabah, aku bingung…hehehe…buktinya dgn kondisi yg carut marut kaya’ gini mereka masih bisa survive kok 
yahhh…kita sebagai rakyat Indonesia emang udah terbiasa hidup tabah (baca:prihatin)
tapi yo moso’ kita harus terpuruk terus rek??
[Reply ]
TABAH dan SABAR
Kunci sukses… dunia akhirat
[Reply ]
Jadi kesimpulannya “TABAH” = No Way Out
[Reply ]
jangan diperbandingkan
kita semua udah
bingungtau jawabnyamenurutku yang pertanyaan y lebih penting adalah…
apa yang sudah kita lakukan untuk memperbaiki carut marut negeri ini (minimal untuk diri sendiri, agar tidk menjadi beban) ?
[Reply ]
Wah………ilustrasi yang digambarkan dengan komik itu sangat menyentuh. Tapi sayang hal seperti itu dijaman seperti sekarang yang smua serba mahal itu sudah biasa.
[Reply ]
semuanya tabah dik. btw ikutan club tabah juga ah.
[Reply ]
petani!
[Reply ]
Yang kaya itu yang orang kaya….
[Reply ]
yang ga kaya ya… selamat menikmati….
[Reply ]
Semoga semua dan juga kita
termasuk hamba-hambaNYA
yang pandai mensyukuri nikmatNYA yang ada
sehingga IA akan menambahnya
[Reply ]
walah lambreto banget… gambarnya sizenya besar mas
[Reply ]
ualah
daku bukan guru
terlalu berlebihan itu
[Reply ]
bagi saya yang paling “tabah” adalah penguasa zalim.
dengan kondisi rakyat yang makin merana.
dankeyakinan akan jahannam yang panasnya membara. mereka bisa tabah menikmati harta bukan miliknya.
btw, benar kata bang lainsiji. saatnya memikirkan diri kita akan kontribusi dimana.
[Reply ]