Tolak Kenaikan BBM!!

Cacat yang memalukan adalah penindasan, bohong serta penghapusan daya pikir manusia baik daya pikir manusia perempuan ataupun laki-laki.
(nawal El Saadawi)

Selasa [06/05/2008] kemarin kawan-kawan dari Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Ponorogo mengadakan aksi penolakan kenaikan BBM. Seperti yang telah kita ketahui, semalam sebelumnya Presiden mengadakan rapat dewan terbatas yang menghasilkan keputusan untuk menaikkan BBM pada waktu dekat ini.

Presiden SBY menyatakan bahwa menaikkan BBM adalah pilihan terakhir dan sangat berat,karena disadari ataupun tudak, kenaikan harga BBM akan mengakibatkan kenaikan harga kebutuhan pokok lainnya..dan dipastikan orang miskin akan semakin banyak bak jamur yang tumbuh subur dimusim penghujan.

Kita tahu bahwa pemerintah sedang sibuk, mengamankan dana APBN ditengah meroketnya harga minyak dunia, dan opsi terakhir adalah dengan menaikkan harga minyak dalam negeri. Rumor yang beredar harga mencakup tiga jenis BBM bersubsidi, yakni premium naik Rp 1.500 (33,33 persen) menjadi Rp 6.000 per liter dari sebelumnya Rp 4.500 per liter. Solar naik Rp 1.200 (27,90 persen) menjadi Rp 5.500 dari harga saat ini Rp 4.300 per liter, serta minyak tanah menjadi Rp 2.500 per liter atau naik Rp 500 (25 persen) dari harga sekarang Rp 2.000.

Apakah keputusan ini merupakan jalan akhir atau hanya jalan pintas belaka?

Jika Pemerintah betul-betul serius dan punya keberanian mengusut kasus korupsi mungkin pemerintah bisa mendapatkan dana dari hasil penyitaan sebesar 600 trilyun. Dana sebesar ini bisa digunakan untuk memberdayakan segala lini masyarakat termasuk menyelamatkan APBN.
Yang bisa ditangkap oleh sebagian besar golongan adalah pemrintah sama sekali tidak memihak kepada kaum miskin. Jika kenaikan BBM tetap berlaku mungkin bisa dikatakan bahwa keputusan ini merupakan keputusan yang sangat tidak populer, dah bahkan bisa dimungkinkan jalan SBY menuju RI 1 kedepan akan tertutup sama sekali.

Terlepas dari itu semua sebenarnya pemerintah mempunyai program Bantuan Langsung Tunai akan dimaksimalkan dan ditambah secara nominalnya, namun lagi-lagi hal ini masih banyak kendala.. selain birokrasi yang masih ruwet, hal ini dianggap kurang mendidik warga, selain itu adalah ancaman KKN yang tetap menjadi musuh utama pembangunan negeri ini.

Ah, kadang saya berfikir, kapankah negeri ini betul-betul bisa makmur? Masihkan kita kaya dengan cadangan minyak?
Kekayaan alam merupakan dan dikembalikan kepada rakyat sesuai amanat UUD 1945 bahwa hasil kekayaan alam dikuasai negara untuk kepentingan rakyat. Berarti pemerintah harus memprioritaskan dahulu kepentingan rakyat. Karena negara haruslah memperhatikan kepentingan rakyat.

Saya merasa ragu bahwa keputusan ini akan mengamankan APBN, tapi yang jelas, jaritan kesengsaraan akan semakin lantang dan banyak ditemui dipelosok negeri ini. Jurus apakah yang akan dimunculkan kembali oleh pemerintah?

Bagaimana menurut Anda?

Tulisan Terkait

About the Author

azaxs has written 225 stories on this site.

I am just a student at Ponorogo. Learn blogging, learn to share with others. Interest on graphic design and wordpress themes, but as soon as this blog contains various topics that I am writing... :)

50 Comments on “Tolak Kenaikan BBM!!”

  • hanggadamai wrote on 7 May, 2008, 5:05

    kenapa harus naik lagi sih???

    [Reply ]

  • syahrizalpulungan wrote on 7 May, 2008, 5:26

    kelihatannya…apabila keputusan kenaikan BBM terjadi….tatanan perekonomian kembali mengalami carut marut…karena dengan naiknya BBM akan berimbas besar pada dunia perdagangan,transportasi dan lainnya…

    Pemerintah Siapkan Dana Kompensasi Rp 35 Triliun Bagi Masyarakat Miskin…

    saya kembali minta pendapat rekan lainnya tentang dana kompensasi

    [Reply ]

  • Sawali Tuhusetya wrote on 7 May, 2008, 5:31

    lagi2 rakayat kecil yang harus menjadi korban akibat manajemen negara yang salah urus. saya sepakat dg mas azaxs, mestinya kasus2 korupsi itu segera dituntaskan agar banyak duwit yang bisa disitas utk khas negara. tapi kalau kebijakan pemerintah selalu menggunakan “terpaksa” sbg alasan pembenar, bisa2 rakyat yang terus akan menjadi kambing hitamnya. repot betul!

    [Reply ]

  • BenQ- E61 wrote on 7 May, 2008, 5:36

    salam,, pak dek wingi seng demo kok kor cah titik men! paling kor cah 50… aq wingi yo rono tapi langsung mulehh…! hidup rakyat kecil pakk.. jngn lp kbel datane bsok di bawa….

    [Reply ]

  • dafhy wrote on 7 May, 2008, 6:03

    akhirnya pak presiden ingkar janji………..:-(

    [Reply ]

  • wennyaulia wrote on 7 May, 2008, 6:27

    kondisi keuangan pemerintah semakin terjepit
    mungkin ini tindakan penanganan yang dianggap tercepat dan terbaik dari beberapa kemungkinan yang ada

    saya cuma berdoa moga2 pendapatan saya juga naik…jauh lebih tinggi dari kenaikan harga BBM… :lol:

    [Reply ]

  • lainsiji wrote on 7 May, 2008, 6:50

    kenaikan BBM udah ga bisa di tolak lagi.

    daripada capek demo, mending bantuin sosialisasikan bahan bakar alternatif. Peluangnya lebih besar untuk berhasil daripada mengharapkan para pejabat tersebut.

    Harga minyak akan terus melonjak, dan kita adalah negara pecandu minyak yang besar, udah saatnya beralih ke plan B

    bahan bakar alternatif

    [Reply ]

  • Gofar wrote on 7 May, 2008, 7:52

    Buka mata jembreng telinga,

    segala macam bentuk penindasan baik itu ulah oknum luar atau lokal harus tetap di tindak, bukan hanya sekedar wacana, aksi yang nyata perlu dibuktikan. kenaikan BBM bukan jalan satu satunya.

    keuangan pemerintah terjepit
    APBN jebol
    atau apalah alasannya
    Semua BOHONG

    semuanya bertolak belakang dengan kehidupan pejabat.

    Gaji, intensif dan segala macam tunjangan telah di umbarkan dan di realisasikan hanya untuk PEJABAT

    Terus mana giliran RAKJAT………….?
    MANA

    Cukong, aparat rakus dan mafia BBM yang salah.
    Rakjat yang dihukum.

    Semua Element Pemerintah Kurang Becus.
    sekolah saja yang tinggi
    gaji tinggi
    rok tinggi
    semuanya mau serba tinggi………….

    HANCURLAH NEGARA INI

    Kenaikan BBM Vs Kudeta
    bukan hanya wacana semata
    mari kita realisasikan bersama

    [Reply ]

  • Gofar wrote on 7 May, 2008, 7:55

    Kepalkan Tinjumu keawan
    nyanyi Budaya Pembebasan

    yok semua turun ke jalan
    lantang suarakan
    segala tuntukan

    hancurkan feodalisme, militerisme dan kapitalisme

    Hidoep Rakjat…..!!!!!!!!!!!!!!!!

    [Reply ]

  • mutiatun wrote on 7 May, 2008, 10:49

    bukanya sebagai orang miskin yang selalu meminta-minta, tapi dimanakah fungsi harta orang kaya yang berlebihan harta kemudian sebagian nya adalah hak orang laen…??? coba bayangkan andaikan semua orang kaya benar2 menyisihkan 2,5% untuk keperluan umat? tak hanya dirasa oleh sebagian kecil manusia, tapi bahkan akan menampung anak2 usia sekolah hingga suatu saat nanti sekolah akan sangat sangat murah………… tanpa harus dengan menaikkan BBM yang semakin mencekik leher orang2 miskin.

    [Reply ]

  • Abeeayang™ wrote on 7 May, 2008, 11:33

    hadoh….jadih tekor nich…. :-(

    [Reply ]

  • realylife wrote on 7 May, 2008, 12:46

    ikut mendukung aja dech

    [Reply ]

  • dewisang wrote on 7 May, 2008, 13:21

    ya neh, gw jadi hrs putar otak gmn caranya irit. gw kan kerja naik angkot, haduh..pusing, cari tebengan sana-sini. ya kebanyakan dikorup. kemarin kan masalahnya mobil2 mewah pada pake premium, hrsnya jalan keluar adalah “mobil mewah ga’ boleh beli premium!!” bukan naikin BBM. how, it could stop. JK dg kurang ajar bilang di JP, edisi Rabu, 7 Mei, “raktay pasti menolak, nanti pasti demo, tapi paling cuma 2 minggu” maksudnya apa coba. Ya itu presiden dan wapres pilihan rakyat. Akbsih dulu ga’ ikut nyoblos, males, dah apatis kali’. wakil2 rakyat pada ga’ punya hati semua. dah kena budaya kleptokrasi. eh, link ye blog-ku
    http://dewisang.wordpress.com

    [Reply ]

  • achoey sang khilaf wrote on 8 May, 2008, 4:16

    sebagai karyawan perusaahaan swasta
    sebagai seorang tukan mie

    jelas aku merasa dirugikan atas rencana kenaikan BBM ini

    gaji ga naik
    jualan ga bolh dinaikin harganya

    sementara harga2 naik :(

    [Reply ]

  • JoEy D`JuVe wrote on 8 May, 2008, 6:00

    DENGAN SELURUH KETETAPAN HATI SAYA MENOLAK KENAIKAN BBM !!!

    *teriak di barisan belakang… abis atut ama pa Police nya…*

    *pulang duluan… dah tua sekarang, takut masuk angin*

    [Reply ]

  • wanoja wrote on 8 May, 2008, 6:05

    Wah kalow BBM naek,ongkos angkot juga pasti ikut naik yah?

    Yaaaahhhh nambah lagi niy budget pengeluaran juga semua harga barang-barang kebutuhan ikut naik hiks…

    bener2 harus mengencangkan ikat pinggang niy…

    semoga ajah BBM gak jadi naik

    [Reply ]

  • tehaha wrote on 8 May, 2008, 6:58

    politik energi dan posisi tawar kita dalam forum energi global masih rendah..
    sehingga, kenaikan harga minyak dunia langsung memukul bangsa kita yang sekarang tak lagi menjadi negara pengeskpor BBM..
    subsidi BBM selama ini justru memanjakan masyarakat berpenghasilan menengah ke atas..
    keberpihakan pemerintah terhadap rakyat kecil patut dipertanyakan.

    [Reply ]

  • Latip wrote on 8 May, 2008, 9:06

    Geger geger…………….

    [Reply ]

  • Menik wrote on 8 May, 2008, 11:55

    paling bete nih hidup di kota sejuta angkot kaya di Bogor…
    baru gosip aja, mereka udah mau naekin tarip :(

    [Reply ]

  • presty larasati wrote on 8 May, 2008, 13:56

    hikz… :cry: siap2 bakal jalan kaki nih kemana2…
    daripada presty yang puasa, mending si kuning diajarin puasa, deh.. :mrgreen:

    [Reply ]

  • masmoemet wrote on 8 May, 2008, 18:28

    huhhhhhhhhhhh makin moemet’z liat situasi sekarang ini :roll:

    [Reply ]

  • ashardi wrote on 9 May, 2008, 0:05

    * googling janji2 kampanye SBY *

    [Reply ]

  • toim wrote on 9 May, 2008, 4:08

    sayang, kita para blogger hanya rakyat jelata, nggak bs menentukan atwa menjadi decison maker :( Terpaksa deh ngerogoh kantong lbh dalem utk jajan…

    [Reply ]

  • Alex wrote on 9 May, 2008, 6:52

    ass.

    benar sekali, sebetulnya masih banyak opsi ato langkah yg hrs diambil oleh pemerintah.

    salahsatunya ya itu pengembalian uang negara yg sudah dikorupsi oleh koruptur…..600 triliyun ya mas ? berapa angka nol-nya tuh…………..(geleng2 kefala)

    [Reply ]

  • shaffiyah wrote on 9 May, 2008, 11:32

    BBM naik…
    harga naik…
    subsidi silang…
    APBN yang “direnovasi”
    apa lagi????

    [Reply ]

  • langitjiwa wrote on 9 May, 2008, 13:52

    bmm naik! bbm NAIK! BBM NAIK!
    NAIK BBM! bbm Naik! bbm naik!

    [Reply ]

  • RhyzQ wrote on 9 May, 2008, 14:55

    sori bro, baru sempat main di sini lagi.

    [Reply ]

  • RhyzQ wrote on 9 May, 2008, 15:15

    aku sepakat dengan lainsiji. seharusnya kita tidak perlu bermanja-manja dengan BBM ini. ini adalah persoalan yg sudah lama dan tentu saja dengan kebijakan yg lama. minyak bumi adalah sumber daya yg terbatas, meski tidak bisa dipungkiri bahwa ada persoalan sosial di sini, tapi hukum ekonomi akan tetap berlaku. semakin langka barang itu maka nilai ekonomisnya akan semakin tinggi. coba bayangkan jika tiba-tiba saja minyak bumi habis sementara masyarakat memiliki daya ketergantungan yang tinggi terhadapnya. para tetangga bisa saja saling bunuh satu sama lain hanya gara-gara minyak tanah. Sudah saatnya mencari sumber energi alternatif baru. Kita tidak hanya perlu memikirkan masyarakat Indonesia, tapi juga perlu memikirkan bumi yang sudah semakin tua ini, yang tidak pernah bosan diinjak oleh manusia-manusia yang egois.
    Selamat berjuang kawan.

    [Reply ]

  • trijokobs wrote on 10 May, 2008, 7:21

    kaykanya saya ketularan masmoemet ini..
    jadi moemet beneran..
    banyak yg ngatri, eh banyak yg nimbun…
    bagaimana ini.

    yo wis ngikut temen-temen aja dah..
    semoga baik buat semuanya..

    *asli moemet tenan*

    [Reply ]

  • trijokobs wrote on 10 May, 2008, 7:21

    kaykanya saya ketularan masmoemet ini..
    jadi moemet beneran..
    banyak yg ngatri, eh banyak yg nimbun…
    bagaimana ini.

    yo wis ngikut temen-temen aja dah..
    semoga baik buat semuanya..

    *asli moemet tenan*
    btw tak link biar sy ndak tambah moemet

    [Reply ]

  • ridu wrote on 10 May, 2008, 7:33

    sebenarnya, kalo dipikir2 sih alesan pemerintah masuk akal juga, soalnya tahun depan kan udah pilpres lagi, sebenarnya si sby itu gak mao naekin harga bbm, ya pertimbangannya rakyat bakalan inget yg terakhir aja yg buruk2 aja, kaya naeknya harga minyak, dia jadi khawatir gak kepilih lagi.

    tapi ternyata yah kondisi ini semakin parah, harga minyak dunia tak kunjung turun, ya kita sih berdoa semoga keputusan ini gak menguntungkan sekelompok orang aja, atau merugikan orang miskin aja, emang sih negara kita bukan negara yg maju, angka kemiskinan itu masih tinggi, terlebih nanti jika benar2 naik bbm, pasti bakalan bertamabah banyak..

    [Reply ]

  • edy wrote on 10 May, 2008, 7:43

    mending nyiapin cara untuk menyiasati kenaikan bbm
    skaligus mendukung penelitian dan penggunaan bahan bakar alternatif untuk mendapatkan solusi jangka panjang. jadi kalo nanti ada kenaikan lagi kita ga terlalu kepayahan

    [Reply ]

  • alex® wrote on 10 May, 2008, 10:34

    Saya juga menolak.

    Tapi dengan cara apa? :?

    [Reply ]

  • Rindu wrote on 10 May, 2008, 12:48

    Saya ikut menolak kenaikan BBM, tapi saya tidak mengerti bagimana caranya… baca buku ekonomi makro dulu, lihat dampaknya ntar balik lg untuk comment yah.

    [Reply ]

  • Okta Sihotang wrote on 10 May, 2008, 12:53

    tolakkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk BBM (teriak)

    [Reply ]

  • diorockout wrote on 10 May, 2008, 13:11

    Waaa..
    Sangu naek..sangu naek..

    [Reply ]

  • afin wrote on 10 May, 2008, 14:50

    wah, saya cuma mikir kalo saya yang jadi presiden kira-kira bisa tidur apa enggak ya?
    wah mending sakit gigi daripada mikir negara dey
    but
    yaaah tolaak kenaikan bbm, soalnya kalo naik terus aku mesti ngisi mioku pake apa?
    aer..iuh? bisa ngesot kalo gitu…

    [Reply ]

  • Mr. Brain wrote on 10 May, 2008, 19:40

    iya saya pastinya menolak.. tapi ga ngefek juga sama pemerentah.. :roll:

    [Reply ]

  • theaterofdreamz wrote on 10 May, 2008, 22:15

    kita hanya bisa pasrah…biar deh,..gag ikutan pusing..apalagi turun ke jalan….ntar tambah pusing….

    [Reply ]

  • arda86 wrote on 11 May, 2008, 2:04

    edan amat 6000, bisa makin nista hidupku ini :( denger2 iya, kenaikannya hampir maksimal dari batas prosentase kenaikan yang ditentukan. 28% dari 30% (sama aja boong)

    kunjungan balik sam :)

    [Reply ]

  • nengthree wrote on 11 May, 2008, 6:03

    TOLAK KENAIKAN BBM..

    ah dilematis, bingung deh
    yang jelas kalo naik pasti kemiskinan meningkat

    Azaxs… aku kembali..
    bisa blogging lagi

    [Reply ]

  • kelepon wrote on 11 May, 2008, 7:14

    rampok Stok BBM Amerika yuk……………………..

    BBM di Indonesia tu punya sapa sih????

    [Reply ]

  • natazya wrote on 11 May, 2008, 7:24

    lebih jadi penyimak dan pendoa saja…

    *sadar ga bisa apa apa

    [Reply ]

  • aRuL wrote on 11 May, 2008, 16:20

    saya tidak setuju BLT itu, memberikan kesenangan sesat upz sesaat :D

    [Reply ]

  • eNPe wrote on 12 May, 2008, 5:50

    weleh…weleh..piye to???ntah gmn mau nya pemerintah yg sll menyusahkan rakyat. para pejabat teras itu lupa pembukaan UUD kali ya?? :D

    [Reply ]

  • iephe wrote on 13 May, 2008, 9:27

    Wah kyake ktinggalan nich gw………….:neutral:
    Tapi kok belum naik2 ya……emang kapan sie………..(kok malah dinanti) Af1

    [Reply ]

  • yakhanu wrote on 14 May, 2008, 7:01

    BBM naik memeng bikin nilai positif buat mengurangi kemiskinan
    dengan BBM naik maka kesulitan ekonomi akan bertambah yang menjadikan banyaknya orang miskin yang bunuh diri…
    gitu deh…….so rakyat miskin berkurang ….

    [Reply ]

  • arimbi wrote on 23 May, 2008, 6:36

    kayaknya kenaikan bbm emang gak bisa terhindarkan lg deh. kalo disubsidi terus utang kita makin banyak. ya sama aja boong.

    ya sebenarnya ga usah ditanya juga mana ada yang setuju bbm naik (ya karna barang2 makin mahal)

    trus tadi saya liat di tv ada mahasiswa di bogor gitu kampanye ke kampung2 biar para orang2 nolak blt

    aduuhhhhh dikasi duit kok ditolak? se idealis apa sih tuh mahasiswa2, emangnya mau nalangin duit 100 rb perbulan yang lumayan bisa bwat bantu2 kebutuhan para rakyat itu ya??

    ya blt pasti prosesnya gak mungkin lancar, tp mungkin itu emang option yang paling masuk akal dan impact nya paling langsung bisa dirasakan. kenapa juga mesti ditolak2? ya kalo mw pengawasannya diperketat, tp masa dapet duit ditolak sih? ga bersyukur bgt.

    trus mahasiswa2 pada demo, solusinya apa ya???
    emangnya segampang bbm dinaikin>harga mahal>rakyat sengsara>pemerintah gak becus>pemerintah gak peduli rakyat>pemerintah harus diganti?

    mending dari sekarang kita mulai berhemat dan cari solusi2 lain yang real!

    [Reply ]

  • Uul wrote on 25 May, 2008, 11:40

    Wuah,,, saya rasa sebagai orang yang berilmu, kita jangan begitu saja menjudge pemerintah yang slah karena menaikkan harga BBM…

    kita harus tau kenapa naik?naik ya karena harga minyak dunia udah melambung tinggi

    saya rasa kita jangan banyak protes dulu. kalo mau protes,mau demo2, ya jangan asal asalan,,kalo bisa, mari kita cari solusinya sama2 gimana caranya kita gak melulu mengonsumsi bbm seenaknya.
    ini teguran buat kita juga. tandanya kita emng harus hemat BBM,,,

    Rakyat jangan manja terusss,,,

    [Reply ]

  • zain wrote on 5 July, 2008, 9:38

    Sebenarnya kekayaan alam indonesia, terutama minyak bumi sudah lebih dari cukup untuk mensejahterakan rakyat, hanya saja juga lebih dari cukup pejabat2 yang rakus !

    [Reply ]

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Copyright © 2010 Azaxs Dot Net. All rights reserved.
Theme by Fitobochka and ComFi.com Phone Cards Company.