the Black Parade
- Friday, June 20, 2008, 0:56
- Catatanku, Kontemplasi, News, lepas
- 1,532 views
- 75 comments
Bukan judul salah satu album My Chemical Romance, tapi merupakan realita keseharian yang sering disuguhkan dan dipertontonkan kepada kita semua, didalam sebuah bangsa yang katanya menjunjung tinggi adab dan kesopanan.. Ah entahlah, dimana kepribadian bangsa kita sekarang ini..
Pembahasan yang miris sekaligus menarik tentunya, apalagi jika mengaitkan sisi hitam dengan pemuda dan pelajar kita. Mungkin pernah hinggap kepikiran kita rasa pesimistis melihat generasi muda kita yang seakan kehilangan arah dan tujuan ditengah hausnya harapan akan kemajuan dan tentunya berada dipundak mereka semua itu digantungkan..
Akhir-akhir ini kita dihentakkan dengan gencarnya pemberitaan dimedia tentang kelompok remaja yang cenderung destruktif. Tentunya masih ingat di benak kita pemberitaan tentang genk-genk sepeda motor yang sering meresahkan ataupun genk perempuan yang saat ini gencar diberitakan media.. Entah itu Brigez, genk Nero, Brenksek,atau apalah itu namanya juga genk-genk yang ada di daerah kita yang sering kita dengar, merupakan gambaran hilangnya sebuah generasi, benarkah asumsi ini?
Di dalam dunia pendidikan juga tidak kalah serunya black parade yang terjadi dan dipertontonkan. Setelah kekerasan di IPDN hingga menimbulkan korban jiwa, dan terakhir kita dikejutkan dengan kelakuan mahasiswa di STIP.. salah satu baromater pendidikan negara terbaik di Indonesia… Apakah pendidikan selalu harus menelan tumbal? Tentunya kita juga masih ingat akhir minggu lalu ketika para pelajar SMA meneruskan ritual corat-coret dan “berpesta” merayakan kelulusan… Huh.. sangat menjijikkan dunia pendidikan ini, disatu sisi menjadi harapan utama kemajuan tapi disatu sisi sepertinya selalu saja melembagakan dan melegalkan suatu hal yang sulit dinalar, bahkan hal tersebut tidak terjadi bagi mereka yang tidak paham akan pendidikan sekalipun..
Yang paling mengenaskan dari dunia pendidikan kita, kebijakan pemerintahpun menelan korban jiwa.. Di NTT, kembali seorang pelajar nekat bunuh diri karena tidak lulus UAN, Selain merasa malu dan tidak percaya diri karena ternyata ijazah kejar paket C tidak begitu diakui terutama dalam mencari pekerjaan….
Hupf…. Salah siapa dan tanggung jawab siapa?
Yang jelas PR kita sangat besar dan ternyata setiap lini bangsa ini perlu di rekonstruksi ulang, entah pemerintahnya, rakyatnya ataupun generasi mudanya..
Akankah parade hitam ini akan ada batas akhir ato memang the lost generation sudah ditakdirkan terjadi di indonesia?
Tulisan Terkait
About the Author
75 Comments on “the Black Parade”
Trackbacks
- Kuis Pertama: Berapa usianya ? « Kakanda Berbagi
- FIlm Horror Indonesia, Erotisme dan Estetika | Azaxs Dot Net
Write a Comment
Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!








sedih, mas azaxs, memikirkan carut-marutnya dunia pendidikan di negeri ini. dari dalam hancur, dari luar pun berantakan. sungguh, harus ada upaya serius dari elite negeri ini utk menjadikan pendidikan sebagai panglima. dari sinilah potret masa depan negeri ini akan tampak; bukan pada politik atau ekonomi semata. selain itu, semua komponen bangsa harus bersama-sama mewujudkan kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam menyikpai kultur kekerasan yang mulai mewabah di kalangan generasi muda kita.
[Reply ]
niatnya sih ingin menanamkan disiplin dan kesetia kawanan, tp caranya itu loh yg salah
[Reply ]
yah… namanya juga kebijakan
kadang ada segi positif dan negatif nya mas
[Reply ]
ndak bisa nogomong apa-apa mas azax kalau sudah
ngomongin negara kita.. apalagi dunia pendidikannya..
hualah .. muak juga..
IPDN.. yg masuknya adalah siswa-siswa pilihan malah begitu..
ikut prihatin lah..
menurut saya yg paling utama harus diperbaiki adalah moral dan jiwa materialismenya.
[Reply ]
ooo..sampean di ponorogo ya mas. makasih atas kunjungannya. keep on writing!! keep on fire
[Reply ]
yah makin kacau semuanya
[Reply ]
The black parade. Dan biasanya di kita parade yg beginian disukai dan diikuti.
Parah….
Salam
[Reply ]
pasti sedih. pasti kecewa. pasti marah. yang punya komitmen kaget, kepedulian ternyata tak cukup punya arti. lalu apa? ga tahu, capek pokonya. yang pasti, ada atau tidak kita, dunia pasti akan terus berlangsung. jadi? ya ga tahu. itulah kengerian tinggal di republik ini. bagiku, penuhi saja jiwa dengan cinta. biarkan saja orang-orang tolol menilai sentimentil. yang penting ada sedikit orang yang bisa bahagia. hehe. horas. tabik. salam.
[Reply ]
tingkah laku generasi tersebut paling tidak disebabkan oleh 2 hal: 1) Locus control internal=diri sendiri, dan 2) Locus control external= masyarakat sekelilingnya. peran agama dan Psikososial sangat penting dalam hal ini. jadi menurut aq, sudah saatnya ada pelajaran tentang kejiwaan disetiap jenjang pendidikan.
[Reply ]
kekerasan harus kita lawan
[Reply ]
kl skrg dh kek gini, gmn generasi anak cucu kita kelak yah ??? semoga jauh lbh baik dan jauh lbh beradab … amien …
[Reply ]
namanya juga indonesia, mana ada yang bisa berubah,semua nya tentang hangat-hangat taik ayam di negeri ini
[Reply ]
kalo the white parade ada ngga ya ?
[Reply ]
Sistem pendidikan yang salah akan melahirkan manusia2 yang “salah” juga. Apalagi kalau kesalahan tersebut melebur ke dalam dunia politik…. Lengkap sudah amburadulnya!!
[Reply ]
hanya bisa prihatin dan kecewa…
ingin mengubah dengan apa ???
hanya suara yang kita punya.. dan itu pun tidak tau akan terdengar sampai mana…
salam kenal mas..
[Reply ]
jadi mikir, jangan-jangan yang diomongin Radhar Panca Dhahana beberapa waktu lalu di tipi tu bener
bahwa kekerasan di STIP merupakan refleksi kekerasan yang udah menjamur di seluruh negeri…di seluruh lapisan masyarakat…termasuk menjamurnya korupsi, KDRT, dll.
oh negeriku…
[Reply ]
pendidikan di kita tidak tulus.
[Reply ]
Mendingan Uan itu hanya untuk mengukur kemampuan siswa. bukan untuk evaluasi belajar.
tapi entar para pelajar kita terdidik untuk menjadi manusia yang manja…
jadi gimana dunks???
suatu saat q mau bikin genk namanya: EPeKS yang artinya: Elek (wajah jelek) Penuh Kreasi…
wekekekekek!!!!
[Reply ]
ngomong2 q juga pelajar loh!!!!
wikikiki…
BEGO LAGI!!!
[Reply ]
Mau gmna lagi wong pendidikan aja sdh salah apalagi insan pendidikannya.Komentar blz ya di andy15.wordpress.com
[Reply ]
ia emang aneh…
saya sedih sebagai seorang pendidik
heu..heu.. so banget ya?..
[Reply ]
setidaknya kita sebagai generasi muda memberikan pewacanaan yang benar kepada masyarakat…
kalo kritik yang kritik yang benar.
kalo emang ada saran kita sarankan.
[Reply ]
jiwa muda memang penuh dengan semangat yang berkobar-kobar,
mungkin dibutuhkan penyaluran yang benar untuk itu semua. menjadi tugas orang tua, guru dan juga pemerintah untuk dapat memberikan sarana dan jalur untuk itu semua.
ketidak pedulian mungkin bukan gambaran bagi bangsa kita tapi mungkin ketidak sadaran dan kuatnya perjuangan mengubah keadaan itu yang sudah lemah. dan saya termasuk diantaranya.
[Reply ]
Mas azaxs makasih sudah mampir ke blog ilyas asia
MAs, Saya percaya bahwa akan datang suatu masa di mana generasi muda kita dibanggakan dan dijadikan contoh baik,
setidaknya saya berharapan baik dulu dan
Anda Sudah mencontohkannya
Luar baisa
salam
ILYAS ASIA
[Reply ]
pendidikan kita harus dirombak ulang. ada yang salah disana.
[Reply ]
fuhhhhhhhhhhhhh………..
saya hanya bisa berharap semoga harapan untuk maju masih ada.
[Reply ]
Ass.
Jangan pernah Menyerah…berbuatlah….berkaryalah……ajaklah siapapun yg kita kenal utk berbuat baik…….dan mulai dari diri sendiri………..InsyaAllah negeri ini akan JAYA…….
dan Harapan itu masih ADA !!!!!!!!!
[Reply ]
semoga kita termasuk penebar pencerahan…
[Reply ]
oalah kirain albumnya MCR padahal saya MCRmania….salam kenal
[Reply ]
mbahku asli ponorogo mas daerah durisawo salam kenal
[Reply ]
cep….cep….ceppp…..ko gitu yach…………………….
[Reply ]
kenapa harus disangkut pautin ma Black PArade????………
sebagai Fans MCR saya gak terima, dan sebagai anak eMo MCR adalah ikon kita…….
salam kenal….
oiya….
titip salam buat anak2 PMR SMAN3 Ponorogo ya!!!!!
[Reply ]
Wah, susah njawabnya siapa yang tanggung jawab.
[Reply ]
turut prihatin amak generasi sekarang….
[Reply ]
dibayar berapa ama SID mas ??
[Reply ]
jaman smp dl aku jd heboh bikin genk tp bukan yg suka malak atw bikin celaka orang…cm buat gaya2an aja…
prihatin klo anak sekolah yg nge-genk udah berlebihan kayak begitu…anak sekolah kok jd preman…
[Reply ]
prihatin juga dengan sistem pendidikan di Indonesia
[Reply ]
Astagfirullah…
semoga anak-anakku tidak begitu
amin…
[Reply ]
Baca judulnya siy kirain suka ma MCR
soalnya aku suka tuh…
[Reply ]
iya bung, sebernnya ada teorinya paulo freire yang menggagas tentang pendidikan kritis dari amerika latin sana sangat bisa memberikan solusi thdp pendidikan di smua bangsa. scr kultural sy pikir pendidikan kritis itu menyadarkan bahwa kita sekolah itu untuk belajar.. itu naluriah, bkn sbuah paksaan ddan akhirnya menjadi kebiasaan. mendapat nilai baik dgn cara apa pun, dan bagaimana pun, itu adalah ambisi, dan merupakan kesuksesan para kapitalis utk membuat sbuah mindset bahwa pendidikan itu adalah salah satu kantong kapital komersiil..
ya jelas moralitas itu nomer skian..
*btw suka MCR jg yah?* keep rock n roll bung…
[Reply ]
Setuju dengan pendapat Pakde Sawali

saya juga selalu miris dengan pendidikan di Indonesia
apakah harus seperti ini ?
*speechless*
*ini salah satu hal yg bikin saya rada mumets kemarin2*
[Reply ]
Setuju dengan pendapat Pakde Sawali

saya juga selalu miris dengan pendidikan di Indonesia
apakah harus seperti ini ?
*speechless*
*ini salah satu hal yg bikin saya rada mumets kemarin2*
[Reply ]
Inilah potret bangsa kita …. penuh dengan kekerasan.
[Reply ]
Hm,, siapa yang salah ya?
Orang tua atau pemerintah?… ckckckckck….
[Reply ]
dana BOS harus diaudit…….!!!!
titik.
[Reply ]
ealah…… kirain MCR….. *MCR lover banget*
emang zaman udah gila…..
makanya jangan ikutan gila…..
salam kenal yak….
komen balik….
[Reply ]
kecil penuh dengan kekerasan apalagi udah gede bisa menjadi koboi, mungkin menurut saya dididik militer z udah…
[Reply ]
setelah kejadian2 yang ada itu semoga saja pemerintah bisa lebih bijak dalam membuat keputusan utk pendidikan Indonesia.
btw, di Pontianak ada siswa yang masuk ICCU setelah membuka amplop yang menyatakan bahwa dirinya tidak lulus.. sungguh memprihatinkan…
[Reply ]
Ikuti Kompetisi Matematika Nasional 2008 antar SLTA tingkat Nasional. Sebuah ajang yang membudayakan kompetisi antar siswa SLTA pada tingkat nasional bidang ilmu matematika, dan mengenalkan peran IT pada guru dan siswa SLTA.
Jadwal Kegiatan
Pendaftaran: 1 Juli - 5 Agustus 2008 Pelaksanaan 12 - 14 Agustus 2008
Tempat Kegiatan
Grha STMIK AMIKOM Yogyakarta,
Jl. Ringroad Utara Condong Catur, Yogyakarta.
Pendaftaran
Biaya Pendaftaran: Rp. 50.000,- / tim
Tempat Pendaftaran: via Online http://kmn.amikom.ac.id
Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer Bank Mandiri cab. Gejayan Yogyakarta
No. Rek. 137-00-0540110-0 a.n. Armadyah Amborowati
Penghargaan (Award)
* Juara 1 : 10 juta rupiah + beasiswa studi di STMIK Amikom Yogyakarta
* Juara 2 : 8 juta rupiah + beasiswa studi di STMIK Amikom Yogyakarta
* Juara 3 : 6 juta rupiah + beasiswa studi di STMIK Amikom Yogyakarta
* Harapan 1 : 4 juta rupiah + beasiswa studi di STMIK Amikom Yogyakarta
* Harapan 2 : 2 juta rupiah + beasiswa studi di STMIK Amikom Yogyakarta
[Reply ]
miris loh liat generasi penerus bangsa ini….
gmn nanti klo kelak kita jd ortu yah???
berat sekali tantangannya
[Reply ]
ngeri bener kalo jadi lost generation..
kalo yang lost yang memang kurang ajar nya nda papa
kalo yang lainnya…
[Reply ]
seuanya harus berubah demi indonesia
[Reply ]
Loh kok ada yang ngiklan,..
Ing ngarsa sung tuladha
ing madya mangun karsa
tut wuri handayani
[Reply ]
berduka dengan pendidikan kita.
[Reply ]
di NTT ada yg sampe bunuh diri toh?
waduh saya kok ndak tau…. 
semoga sistem pendidikan di Indonesia cepet diperbaiki…demi masa depan bangsa
[Reply ]
atas pelmintaan ci empunya blog, yang katanya dah kangen ma presty.. (klo mo muntah, muntah aja, zaxs.. aq dah muntah duluan tadi
), presty datang kembali ke sinih!!!
:lol:
[Reply ]
aduh, zaxs…
tapi g sempet mbaca postinganyah..
[Reply ]
yang penting mampir dulu lah, ya…
[Reply ]
exizz…
naruh avatar di recent comment-nyah azaxs
[Reply ]
hhhmmm…..
lima aja, deh..
[Reply ]
Ini pr yang luar biasa berat bagi kita semua, memang benar kita telah kehilangan suatu generasi, generasi yang bernalar dan berperadaban. Tapi masih ada kesempatan untuk bisa berubah…
[Reply ]
uan bukan tolak kur kelulusan
uan bagusnya hanya untuk evaluasi hasil belajar selama sekolah
[Reply ]
HHmmm Pendidikan …
topik yang hangat dibicarakan …
Aku tidak berkomentar banyak deh …
[Reply ]
gw suka lagunya…
[Reply ]
tadinya tidak pengen komentar
[Reply ]
soalnya ga ingin bersentuhan dengan kata kekerasan
[Reply ]
bukannya ingin merdeka dari kepedulian
[Reply ]
hanya ingin berdua dengan keindahan
[Reply ]
tp melihat kelakuanmu di blogku
[Reply ]
juga tentang tulisan ini
[Reply ]
jadinya harus ikut-ikutan perang, melawan kekerasan
[Reply ]
lewat toots2 keyboard
[Reply ]
STOP KEKERASAN . . . ! ! !
[Reply ]