the Black Parade

Bukan judul salah satu album My Chemical Romance, tapi merupakan realita keseharian yang sering disuguhkan dan dipertontonkan kepada kita semua, didalam sebuah bangsa yang katanya menjunjung tinggi adab dan kesopanan.. Ah entahlah, dimana kepribadian bangsa kita sekarang ini..

Pembahasan yang miris sekaligus menarik tentunya, apalagi jika mengaitkan sisi hitam dengan pemuda dan pelajar kita. Mungkin pernah hinggap kepikiran kita rasa pesimistis melihat generasi muda kita yang seakan kehilangan arah dan tujuan ditengah hausnya harapan akan kemajuan dan tentunya berada dipundak mereka semua itu digantungkan..

Akhir-akhir ini kita dihentakkan dengan gencarnya pemberitaan dimedia tentang kelompok remaja yang cenderung destruktif. Tentunya masih ingat di benak kita pemberitaan tentang genk-genk sepeda motor yang sering meresahkan ataupun genk perempuan yang saat ini gencar diberitakan media.. Entah itu Brigez, genk Nero, Brenksek,atau apalah itu namanya juga genk-genk yang ada di daerah kita yang sering kita dengar, merupakan gambaran hilangnya sebuah generasi, benarkah asumsi ini?

Di dalam dunia pendidikan juga tidak kalah serunya black parade yang terjadi dan dipertontonkan. Setelah kekerasan di IPDN hingga menimbulkan korban jiwa, dan terakhir kita dikejutkan dengan kelakuan mahasiswa di STIP.. salah satu baromater pendidikan negara terbaik di Indonesia… Apakah pendidikan selalu harus menelan tumbal? Tentunya kita juga masih ingat akhir minggu lalu ketika para pelajar SMA meneruskan ritual corat-coret dan “berpesta” merayakan kelulusan… Huh.. sangat menjijikkan dunia pendidikan ini, disatu sisi menjadi harapan utama kemajuan tapi disatu sisi sepertinya selalu saja melembagakan dan melegalkan suatu hal yang sulit dinalar, bahkan hal tersebut tidak terjadi bagi mereka yang tidak paham akan pendidikan sekalipun..

Yang paling mengenaskan dari dunia pendidikan kita, kebijakan pemerintahpun menelan korban jiwa.. Di NTT, kembali seorang pelajar nekat bunuh diri karena tidak lulus UAN, Selain merasa malu dan tidak percaya diri karena ternyata ijazah kejar paket C tidak begitu diakui terutama dalam mencari pekerjaan….

Hupf…. Salah siapa dan tanggung jawab siapa?

Yang jelas PR kita sangat besar dan ternyata setiap lini bangsa ini perlu di rekonstruksi ulang, entah pemerintahnya, rakyatnya ataupun generasi mudanya..

Akankah parade hitam ini akan ada batas akhir ato memang the lost generation sudah ditakdirkan terjadi di indonesia?

Tulisan Terkait

About the Author

azaxs has written 225 stories on this site.

I am just a student at Ponorogo. Learn blogging, learn to share with others. Interest on graphic design and wordpress themes, but as soon as this blog contains various topics that I am writing... :)

75 Comments on “the Black Parade”

  • Sawali Tuhusetya wrote on 20 June, 2008, 1:18

    sedih, mas azaxs, memikirkan carut-marutnya dunia pendidikan di negeri ini. dari dalam hancur, dari luar pun berantakan. sungguh, harus ada upaya serius dari elite negeri ini utk menjadikan pendidikan sebagai panglima. dari sinilah potret masa depan negeri ini akan tampak; bukan pada politik atau ekonomi semata. selain itu, semua komponen bangsa harus bersama-sama mewujudkan kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam menyikpai kultur kekerasan yang mulai mewabah di kalangan generasi muda kita.

    [Reply ]

  • toim wrote on 20 June, 2008, 2:53

    niatnya sih ingin menanamkan disiplin dan kesetia kawanan, tp caranya itu loh yg salah :(

    [Reply ]

  • zahroul aliyah wrote on 20 June, 2008, 7:07

    yah… namanya juga kebijakan
    kadang ada segi positif dan negatif nya mas

    [Reply ]

  • trijokobs wrote on 20 June, 2008, 7:54

    ndak bisa nogomong apa-apa mas azax kalau sudah
    ngomongin negara kita.. apalagi dunia pendidikannya..
    hualah .. muak juga..
    IPDN.. yg masuknya adalah siswa-siswa pilihan malah begitu..

    ikut prihatin lah..
    menurut saya yg paling utama harus diperbaiki adalah moral dan jiwa materialismenya.

    [Reply ]

  • antown wrote on 20 June, 2008, 18:06

    ooo..sampean di ponorogo ya mas. makasih atas kunjungannya. keep on writing!! keep on fire

    [Reply ]

  • Jiban wrote on 21 June, 2008, 2:55

    yah makin kacau semuanya :(

    [Reply ]

  • coretanpinggir wrote on 21 June, 2008, 3:04

    The black parade. Dan biasanya di kita parade yg beginian disukai dan diikuti. :) Parah….

    Salam

    [Reply ]

  • Sungai wrote on 21 June, 2008, 6:12

    pasti sedih. pasti kecewa. pasti marah. yang punya komitmen kaget, kepedulian ternyata tak cukup punya arti. lalu apa? ga tahu, capek pokonya. yang pasti, ada atau tidak kita, dunia pasti akan terus berlangsung. jadi? ya ga tahu. itulah kengerian tinggal di republik ini. bagiku, penuhi saja jiwa dengan cinta. biarkan saja orang-orang tolol menilai sentimentil. yang penting ada sedikit orang yang bisa bahagia. hehe. horas. tabik. salam.

    [Reply ]

  • jiwakelana wrote on 21 June, 2008, 6:52

    tingkah laku generasi tersebut paling tidak disebabkan oleh 2 hal: 1) Locus control internal=diri sendiri, dan 2) Locus control external= masyarakat sekelilingnya. peran agama dan Psikososial sangat penting dalam hal ini. jadi menurut aq, sudah saatnya ada pelajaran tentang kejiwaan disetiap jenjang pendidikan.

    [Reply ]

  • achoey sang khilaf wrote on 22 June, 2008, 6:35

    kekerasan harus kita lawan :)

    [Reply ]

  • masmoemet wrote on 22 June, 2008, 6:42

    kl skrg dh kek gini, gmn generasi anak cucu kita kelak yah ??? semoga jauh lbh baik dan jauh lbh beradab … amien …

    [Reply ]

  • quelopi wrote on 22 June, 2008, 9:34

    namanya juga indonesia, mana ada yang bisa berubah,semua nya tentang hangat-hangat taik ayam di negeri ini

    [Reply ]

  • realylife wrote on 22 June, 2008, 15:58

    kalo the white parade ada ngga ya ?

    [Reply ]

  • Yari NK wrote on 22 June, 2008, 23:28

    Sistem pendidikan yang salah akan melahirkan manusia2 yang “salah” juga. Apalagi kalau kesalahan tersebut melebur ke dalam dunia politik…. Lengkap sudah amburadulnya!! :)

    [Reply ]

  • Jenderal wrote on 23 June, 2008, 1:18

    hanya bisa prihatin dan kecewa…
    ingin mengubah dengan apa ???
    hanya suara yang kita punya.. dan itu pun tidak tau akan terdengar sampai mana…

    salam kenal mas..

    [Reply ]

  • wennyaulia wrote on 23 June, 2008, 1:46

    jadi mikir, jangan-jangan yang diomongin Radhar Panca Dhahana beberapa waktu lalu di tipi tu bener
    bahwa kekerasan di STIP merupakan refleksi kekerasan yang udah menjamur di seluruh negeri…di seluruh lapisan masyarakat…termasuk menjamurnya korupsi, KDRT, dll.

    oh negeriku…

    [Reply ]

  • ubadbmarko wrote on 23 June, 2008, 4:19

    pendidikan di kita tidak tulus.

    [Reply ]

  • Lubyz wrote on 23 June, 2008, 4:33

    Mendingan Uan itu hanya untuk mengukur kemampuan siswa. bukan untuk evaluasi belajar.
    tapi entar para pelajar kita terdidik untuk menjadi manusia yang manja…
    jadi gimana dunks???
    suatu saat q mau bikin genk namanya: EPeKS yang artinya: Elek (wajah jelek) Penuh Kreasi…
    wekekekekek!!!!

    [Reply ]

  • Lubyz wrote on 23 June, 2008, 4:35

    ngomong2 q juga pelajar loh!!!!
    wikikiki…
    BEGO LAGI!!!

    [Reply ]

  • andy wrote on 23 June, 2008, 7:13

    Mau gmna lagi wong pendidikan aja sdh salah apalagi insan pendidikannya.Komentar blz ya di andy15.wordpress.com

    [Reply ]

  • nengthree wrote on 23 June, 2008, 8:24

    ia emang aneh…
    saya sedih sebagai seorang pendidik
    heu..heu.. so banget ya?.. :lol:

    [Reply ]

  • aRuL wrote on 23 June, 2008, 13:01

    setidaknya kita sebagai generasi muda memberikan pewacanaan yang benar kepada masyarakat…
    kalo kritik yang kritik yang benar.
    kalo emang ada saran kita sarankan.

    [Reply ]

  • bedh wrote on 23 June, 2008, 23:03

    jiwa muda memang penuh dengan semangat yang berkobar-kobar,
    mungkin dibutuhkan penyaluran yang benar untuk itu semua. menjadi tugas orang tua, guru dan juga pemerintah untuk dapat memberikan sarana dan jalur untuk itu semua.

    ketidak pedulian mungkin bukan gambaran bagi bangsa kita tapi mungkin ketidak sadaran dan kuatnya perjuangan mengubah keadaan itu yang sudah lemah. dan saya termasuk diantaranya. :)

    [Reply ]

  • ILYAS ASIA wrote on 23 June, 2008, 23:17

    Mas azaxs makasih sudah mampir ke blog ilyas asia

    MAs, Saya percaya bahwa akan datang suatu masa di mana generasi muda kita dibanggakan dan dijadikan contoh baik,

    setidaknya saya berharapan baik dulu dan
    Anda Sudah mencontohkannya

    Luar baisa

    salam
    ILYAS ASIA

    [Reply ]

  • arifrahmanlubis wrote on 24 June, 2008, 7:06

    pendidikan kita harus dirombak ulang. ada yang salah disana.

    [Reply ]

  • dafhy wrote on 24 June, 2008, 7:37

    fuhhhhhhhhhhhhh………..
    saya hanya bisa berharap semoga harapan untuk maju masih ada.

    [Reply ]

  • Alex wrote on 24 June, 2008, 9:59

    Ass.

    Jangan pernah Menyerah…berbuatlah….berkaryalah……ajaklah siapapun yg kita kenal utk berbuat baik…….dan mulai dari diri sendiri………..InsyaAllah negeri ini akan JAYA…….

    dan Harapan itu masih ADA !!!!!!!!!

    [Reply ]

  • mybenjeng wrote on 24 June, 2008, 11:25

    semoga kita termasuk penebar pencerahan…

    [Reply ]

  • dhany wrote on 24 June, 2008, 14:09

    oalah kirain albumnya MCR padahal saya MCRmania….salam kenal

    [Reply ]

  • anakbangsa69 wrote on 24 June, 2008, 17:20

    mbahku asli ponorogo mas daerah durisawo salam kenal :)

    [Reply ]

  • cinker wrote on 25 June, 2008, 1:55

    cep….cep….ceppp…..ko gitu yach…………………….

    [Reply ]

  • anggaara wrote on 25 June, 2008, 6:08

    kenapa harus disangkut pautin ma Black PArade????………
    sebagai Fans MCR saya gak terima, dan sebagai anak eMo MCR adalah ikon kita…….
    salam kenal….
    oiya….
    titip salam buat anak2 PMR SMAN3 Ponorogo ya!!!!!

    [Reply ]

  • Edi Psw wrote on 25 June, 2008, 7:31

    Wah, susah njawabnya siapa yang tanggung jawab.

    [Reply ]

  • Abeeayang™ wrote on 25 June, 2008, 12:05

    turut prihatin amak generasi sekarang…. :-(

    [Reply ]

  • okta sihotang wrote on 25 June, 2008, 14:04

    dibayar berapa ama SID mas ??

    [Reply ]

  • ven wrote on 25 June, 2008, 20:14

    jaman smp dl aku jd heboh bikin genk tp bukan yg suka malak atw bikin celaka orang…cm buat gaya2an aja…

    prihatin klo anak sekolah yg nge-genk udah berlebihan kayak begitu…anak sekolah kok jd preman…

    [Reply ]

  • meylya wrote on 26 June, 2008, 5:21

    prihatin juga dengan sistem pendidikan di Indonesia

    [Reply ]

  • wanoja wrote on 26 June, 2008, 8:53

    Astagfirullah…

    semoga anak-anakku tidak begitu

    amin…

    [Reply ]

  • wanoja wrote on 26 June, 2008, 8:53

    Baca judulnya siy kirain suka ma MCR

    soalnya aku suka tuh… :mrgreen:

    [Reply ]

  • fauzansigma wrote on 26 June, 2008, 10:15

    iya bung, sebernnya ada teorinya paulo freire yang menggagas tentang pendidikan kritis dari amerika latin sana sangat bisa memberikan solusi thdp pendidikan di smua bangsa. scr kultural sy pikir pendidikan kritis itu menyadarkan bahwa kita sekolah itu untuk belajar.. itu naluriah, bkn sbuah paksaan ddan akhirnya menjadi kebiasaan. mendapat nilai baik dgn cara apa pun, dan bagaimana pun, itu adalah ambisi, dan merupakan kesuksesan para kapitalis utk membuat sbuah mindset bahwa pendidikan itu adalah salah satu kantong kapital komersiil..

    ya jelas moralitas itu nomer skian..

    *btw suka MCR jg yah?* keep rock n roll bung…

    [Reply ]

  • Menik wrote on 26 June, 2008, 13:41

    Setuju dengan pendapat Pakde Sawali :(
    saya juga selalu miris dengan pendidikan di Indonesia :(
    apakah harus seperti ini ?

    *speechless*
    *ini salah satu hal yg bikin saya rada mumets kemarin2* :(

    [Reply ]

  • Menik wrote on 26 June, 2008, 13:43

    Setuju dengan pendapat Pakde Sawali :(
    saya juga selalu miris dengan pendidikan di Indonesia :(
    apakah harus seperti ini ?

    *speechless*
    *ini salah satu hal yg bikin saya rada mumets kemarin2* :(

    [Reply ]

  • Rindu wrote on 26 June, 2008, 16:33

    Inilah potret bangsa kita …. penuh dengan kekerasan.

    [Reply ]

  • galihyonk wrote on 27 June, 2008, 0:05

    Hm,, siapa yang salah ya?
    Orang tua atau pemerintah?… ckckckckck…. :-(

    [Reply ]

  • tehaha wrote on 27 June, 2008, 2:26

    dana BOS harus diaudit…….!!!!
    titik.

    [Reply ]

  • aze--- wrote on 28 June, 2008, 6:09

    ealah…… kirain MCR….. *MCR lover banget*

    emang zaman udah gila…..

    makanya jangan ikutan gila…..

    salam kenal yak….

    komen balik….

    [Reply ]

  • hamsin wrote on 29 June, 2008, 1:32

    kecil penuh dengan kekerasan apalagi udah gede bisa menjadi koboi, mungkin menurut saya dididik militer z udah…

    [Reply ]

  • eNPe wrote on 29 June, 2008, 2:15

    setelah kejadian2 yang ada itu semoga saja pemerintah bisa lebih bijak dalam membuat keputusan utk pendidikan Indonesia.
    btw, di Pontianak ada siswa yang masuk ICCU setelah membuka amplop yang menyatakan bahwa dirinya tidak lulus.. sungguh memprihatinkan… :(

    [Reply ]

  • myviolet wrote on 29 June, 2008, 4:37

    Ikuti Kompetisi Matematika Nasional 2008 antar SLTA tingkat Nasional. Sebuah ajang yang membudayakan kompetisi antar siswa SLTA pada tingkat nasional bidang ilmu matematika, dan mengenalkan peran IT pada guru dan siswa SLTA.

    Jadwal Kegiatan
    Pendaftaran: 1 Juli - 5 Agustus 2008 Pelaksanaan 12 - 14 Agustus 2008

    Tempat Kegiatan
    Grha STMIK AMIKOM Yogyakarta,
    Jl. Ringroad Utara Condong Catur, Yogyakarta.

    Pendaftaran
    Biaya Pendaftaran: Rp. 50.000,- / tim
    Tempat Pendaftaran: via Online http://kmn.amikom.ac.id
    Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer Bank Mandiri cab. Gejayan Yogyakarta
    No. Rek. 137-00-0540110-0 a.n. Armadyah Amborowati

    Penghargaan (Award)

    * Juara 1 : 10 juta rupiah + beasiswa studi di STMIK Amikom Yogyakarta
    * Juara 2 : 8 juta rupiah + beasiswa studi di STMIK Amikom Yogyakarta
    * Juara 3 : 6 juta rupiah + beasiswa studi di STMIK Amikom Yogyakarta
    * Harapan 1 : 4 juta rupiah + beasiswa studi di STMIK Amikom Yogyakarta
    * Harapan 2 : 2 juta rupiah + beasiswa studi di STMIK Amikom Yogyakarta

    [Reply ]

  • theloebizz wrote on 29 June, 2008, 23:14

    miris loh liat generasi penerus bangsa ini….
    gmn nanti klo kelak kita jd ortu yah???
    berat sekali tantangannya :)

    [Reply ]

  • natazya wrote on 30 June, 2008, 4:31

    ngeri bener kalo jadi lost generation..

    kalo yang lost yang memang kurang ajar nya nda papa

    kalo yang lainnya… :(

    [Reply ]

  • hanggadamai wrote on 30 June, 2008, 16:27

    seuanya harus berubah demi indonesia

    [Reply ]

  • wongbagoes wrote on 1 July, 2008, 14:46

    Loh kok ada yang ngiklan,.. :)
    Ing ngarsa sung tuladha
    ing madya mangun karsa
    tut wuri handayani

    [Reply ]

  • antokoe wrote on 2 July, 2008, 8:03

    berduka dengan pendidikan kita.

    [Reply ]

  • Panda™ wrote on 3 July, 2008, 10:12

    di NTT ada yg sampe bunuh diri toh? :D waduh saya kok ndak tau…. :mrgreen:
    semoga sistem pendidikan di Indonesia cepet diperbaiki…demi masa depan bangsa

    [Reply ]

  • presty larasati wrote on 4 July, 2008, 10:50

    atas pelmintaan ci empunya blog, yang katanya dah kangen ma presty.. (klo mo muntah, muntah aja, zaxs.. aq dah muntah duluan tadi :mrgreen: ), presty datang kembali ke sinih!!!
    :lol: :lol:

    [Reply ]

  • presty larasati wrote on 4 July, 2008, 10:59

    aduh, zaxs…
    tapi g sempet mbaca postinganyah.. :mrgreen:

    [Reply ]

  • presty larasati wrote on 4 July, 2008, 11:00

    yang penting mampir dulu lah, ya… :mrgreen:

    [Reply ]

  • presty larasati wrote on 4 July, 2008, 11:01

    exizz…
    naruh avatar di recent comment-nyah azaxs :lol:

    [Reply ]

  • presty larasati wrote on 4 July, 2008, 11:02

    hhhmmm…..
    lima aja, deh.. :oops:

    [Reply ]

  • ramadhanchan wrote on 5 July, 2008, 2:57

    Ini pr yang luar biasa berat bagi kita semua, memang benar kita telah kehilangan suatu generasi, generasi yang bernalar dan berperadaban. Tapi masih ada kesempatan untuk bisa berubah…

    [Reply ]

  • tusyalrasyid wrote on 6 July, 2008, 17:10

    uan bukan tolak kur kelulusan
    uan bagusnya hanya untuk evaluasi hasil belajar selama sekolah

    [Reply ]

  • nh18 wrote on 8 July, 2008, 9:49

    HHmmm Pendidikan …
    topik yang hangat dibicarakan …

    Aku tidak berkomentar banyak deh …

    [Reply ]

  • Sir Arthur Moerz wrote on 8 July, 2008, 13:00

    gw suka lagunya…

    [Reply ]

  • RhyzQ wrote on 8 July, 2008, 16:03

    tadinya tidak pengen komentar

    [Reply ]

  • RhyzQ wrote on 8 July, 2008, 16:04

    soalnya ga ingin bersentuhan dengan kata kekerasan

    [Reply ]

  • RhyzQ wrote on 8 July, 2008, 16:08

    bukannya ingin merdeka dari kepedulian

    [Reply ]

  • RhyzQ wrote on 8 July, 2008, 16:09

    hanya ingin berdua dengan keindahan

    [Reply ]

  • RhyzQ wrote on 8 July, 2008, 16:10

    tp melihat kelakuanmu di blogku

    [Reply ]

  • RhyzQ wrote on 8 July, 2008, 16:13

    juga tentang tulisan ini

    [Reply ]

  • RhyzQ wrote on 8 July, 2008, 16:16

    jadinya harus ikut-ikutan perang, melawan kekerasan

    [Reply ]

  • RhyzQ wrote on 8 July, 2008, 16:17

    lewat toots2 keyboard

    [Reply ]

  • RhyzQ wrote on 8 July, 2008, 16:19

    STOP KEKERASAN . . . ! ! !

    [Reply ]

Trackbacks

  1. Kuis Pertama: Berapa usianya ? « Kakanda Berbagi
  2. FIlm Horror Indonesia, Erotisme dan Estetika | Azaxs Dot Net

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Copyright © 2010 Azaxs Dot Net. All rights reserved.
Theme by Fitobochka and ComFi.com Phone Cards Company.