- Saturday, May 3, 2008, 6:48
- Catatanku, Kontemplasi, News, lepas
- 747 views
Kemajuan negara tidak terlepas dari mutu pendidikannya.
Terlepas dari slogan diatas, kita tentunya memahami mutu pendidikan bangsa ini, diakui semakin hari peningkatan mutu terus diupayakan, seperti sertifikasi guru, termasuk mencari rumusan kurikulum yang tiap tahun berganti. walaupun justru menjadi boomerang karena kurang jelas konsep ataupun penggantian system yang terlalu terburu-buru.
Beberapa kasus banyak mewarnai perjalanan dunia pendidikan kita, dari biaya mahal, sekolah ambruk, UAN yang dianggap menghambat, tawuran atau kerusuhan, korupsi dana pendidikan serta masalah guru tidak tetap.
Full story
- Thursday, May 1, 2008, 3:06
- Catatanku, News, lepas
- 458 views
BURUH
kasak-kusuk; bisik busuk; lagu lapuk.
Terkaing-kaing; punggung terbanting;
jadi puing-puing
hingar-bingar; pasang-bongkar; pasar
mahar. Adilnya neraca penakar.
Tertukar liar!! Berjajar-jajar
Geram di kutukan, mengeram di pelukan
Mendekam di senyawa sedu- sedan.
Menghalau-galau. Berteriak-pekak!
Namun nyali terpenjara
di menara bara...
Full story
- Tuesday, April 29, 2008, 5:31
- Catatanku, Kontemplasi, News, lepas
- 608 views
Negara kita adalah negara kaya raya.... begitu kata guru-guru saya dulu, tapi nyatanya sampai sekarang saya belum paham betul apa maksud dari kata kaya raya tersebut.
Jika kita tilik SDA kita memang kaya, dengan hutan tropis serta samudera yang sangat luas, maka pantaslah kita disebut dengan Zamrut Khatulistiwa, namun sayangnya, sebagai pemilik zamrut sebagian besar warga negara Indonesia masih dibawah garis kemiskinan.
Beberapa waktu lalu, ketika membaca
Guru Mendidik itu Melawan, sebuah buku karangan
Eko Prasetyo -terbitan
Resistbook- saya menemukan satu sisi kekayaan kita, Ya, sangat beralasan sekali jika kita berbangga diri. Negara kita mempunyai warga negara yang sangat kaya raya dalam hal ketabahan, ya.. tabah..
Full story
- Thursday, April 24, 2008, 3:17
- Catatanku, Kontemplasi, News, lepas
- 344 views
Menarik ketika mendapatkan posingan Bloger Bersatu untuk Hak Asasi Manusia dari blog
pak Sawali. “Bloggers Unite For Human Rights” sebuah agenda yang diusung dari blogcatalog sekaligus menandai peringatan hari ulang tahun yang pertama bersatunya para bloger dari berbagai penjuru dunia melakukan aksi kepedulian terhadap Hak Asasi Manusia (HAM). Aksi “Bloger Bersatu untuk Hak Asasi Manusia” tersebut rencananya akan digelar pada tanggal, 15 Mei 2008.
Sebenarnya saya sendiri kurang paham dengan agenda tersebut, namun mengingat agenda ini mengangkat tema tentang HAM maka bolehlah saya ikutan sendiko dawuh dengan
blogcatalog, toh yang diangkat adalah suatu hal yang positif.
Full story
- Friday, April 18, 2008, 4:31
- Catatanku, Kontemplasi, News, lepas
- 816 views
Disini negeri kami
Tempat padi terhampar
Samuderanya kaya raya
Negeri kami subur tuhan....
Salam pergerakan!
Lagu Darah Juang kini hanyalah lagu yang dipakai sebagai pelengkap dan meramaikan OSMA (OSPEK) di kampus-kampus. Ironis tentunya, mengingat lagu inilah yang mampu menyatukan mahasiswa Indonesia melawan tirani orde baru sehingga mampu menumbangkannya pada tahun 1998 silam.
Postingan ini mengenai kegelisahan saya, kami, mungkin juga anda dan kita.. terutama mewakili mereka yang tidak berdaya untuk meneriakkan ini semua! Merupakan kritikan saya sendiri sebagai mahasiswa melihat realita kenyataan pergerakan yang ada saat ini. Dimana pergerakan mahasiswa yang berlabel agent of change berada di titik nadir perjuangan, terlenakan dan terbenam pada arus globalisasi yang menyesatkan serta terhimpit faham hedonisme yang semakin membutakan mata.
Full story
- Tuesday, April 15, 2008, 9:07
- Kontemplasi, lepas
- 320 views
Semburat fajar berganti
Pasi menjadi
Dalam penantian pagi
Deru-deru kegelapan
Menyandang asma kebesaran
Lenyap bersama cumbuan
Rayuan dalam persujudan
Lelah, bergelanyut resah menderah
Pijakan meronta
Merona kecewa menggayut jiwa
Kasih embun entah kemana
Luput dari kelana asa
Full story
- Sunday, April 13, 2008, 6:56
- Catatanku, Kontemplasi, News, lepas
- 457 views
Postingan ini adalah tulisan penyeimbang dari postingan
sebelumnya….
Secara resmi, Jumat ( 11/4/2008 ) kemarin
pemerintah telah menghentikan pemblokiran Youtube, MySpace juga Multiply. Seperti kita ketahui, berkaitan dengan penayangan
film fitna beberapa hari lalu pemerintah memblokir situs-situs tersebut.
Dalam jumpa pers di Gedung Depkominfo,
Menkominfo meminta maaf jika pemblokiran YouTube secara total selama beberapa hari ini mengganggu para pengguna internet. Blocking situs, dianalogikan Menkominfo Mohammad Nuh seperti mengambil tumor dalam tubuh seseorang. Untuk itulah tubuh harus dianastesi (dibius) secara total. Analogi tersebut mirip dengan aksi pemblokiran total yang dilakukan pemerintah terhadap situs YouTube guna menghadang film 'Fitna'.
Full story
- Thursday, April 10, 2008, 3:15
- Catatanku, News, lepas
- 525 views
Demokrasi atau demokrazy? Suatu pertanyaan bodoh tapi penting untuk dijawab.
Seperti yang telah ramai dibicarakan publik, Efek dari
film Fitna, pemerintah melalui
Depkominfo memblokir
Youtube, Myspace, Metacafe, Multiply.. Kita ketahui, ratusan ribu orang di Indonesia menggunakan situs2 ini, tak terkecuali para blogger! Menurutku hal ini termasuk kebijakan yang paling tolol selain menghapuskan subsidi minyak dan import beras.
Kebijaksanaan ini menuai banyak kecaman. Terlepas dari pro kontra mengenai isi film Fitna, pemerintah harusnya melakukan pemblokiran konten dengan tepat, tidak main hantam seperti yang saat ini dilakukan. Demikian diungkapkan Valens Riyadi, pengamat dan pelaku bidang teknologi informasi (TI) yang juga aktif di Yayasan Air Putih kepada
detikINET, Selasa (8/4/2008).
Full story
- Wednesday, April 9, 2008, 6:04
- Catatanku, lepas
- 433 views
Ingat beberapa hari lalu ketika membaca postingan kang
Achoe, ketika musibah tengah melanda dirinya, para blogger lainnya merasa simpatik. Hal ini terlihat dari komen-komen yang masuk.. sebut saja
Langitjiwa Bundamenik,
Hanggadamai,
Masmoemet,
Wanoja,
Nengthree,
Ridu,
RyzQ,
Mutiatun,
Presty,
Kaudanaku,
Realylife,
Nongkrong,
nh18, Kucingkeren,
Resibismo,
Klepon,
Neozam dkk. Kita sadari ataupun tidak disadari, mau ataupun tidak mau, blogosphere mampu menciptakan suatu atmosphere tersendiri dalam menyatukan blogger dengan latar belakang dan kultur yang berbeda. Rasa ukhuwah dan saling memiliki dalam dunia maya ini merupakan suatu fenomena nyata...
Full story