Virus itu bernama Plurk

azaxs-plurkPesta Blogger 2009 menyisakan cerita lain. Selain bertemu dengan banyak pendekar persilatan, juga menyeretku pada dunia lain yang dipenuhi virus, Plurk.

Plurk, jurnal sosial gratis yang satu ini betul betul menjadi virus. Hampir semua orang terutama blogger menggunakan plurk sebagai mainan baru. Begitu juga dengan saya.

Sebenarnya saya sudah mendaftar di plurk sejak November 2008, namun tidak pernah saya buka hingga tanggal 17 Mei kemarin, kali kedua saya membukanya.

Dengan modal karma tengu - istilahe ciwir - “0.00″ saya memulai dan dihari kedua mendapatkan karma 16.66… karma tidaklah penting - kata pak suryaden- yang penting bagaimana kita dapat menjalin komunikasi lebih intens dengan kawan-kawan yang lain.

“Ok, sebenarnya diawal saya tidak suka dengan plurk. Bukan karena banyak yang mesum didalamnya, tapi plurk tak ubahnya bagaikan mainan anak kecil yang tidak berguna, tiap aktifitas kita yang ga penting-penting pun menjadi topik, seperti orang ga ada kerjaan saja.. bukankah itu hal yang biasa saja?” Begitu terang saya kepada dafooter- sang jenderal kopdar..

Namun waktu berkata lain, dulu pertama kali mendaftar  tidak ada kawan yang ngeplurk, tapi sekarang hampir semuanya ngeplurk. Dan pada Pesta Blogger kemarin, sang Blogger Nasional juga penggede Joglo Abang sedikit mempresentasikan plurk, membuat kang Abid jatuh kedalam kubangannya, dan akhirnya saya terseret juga oleh virusnya…..

Semoga saja saya selamat didunia baru ini…..haha

Tulisan Terkait

About the Author

azaxs has written 225 stories on this site.

I am just a student at Ponorogo. Learn blogging, learn to share with others. Interest on graphic design and wordpress themes, but as soon as this blog contains various topics that I am writing... :)

41 Comments on “Virus itu bernama Plurk”

Trackbacks

  1. Saung Bunda » Niat itu…

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Copyright © 2010 Azaxs Dot Net. All rights reserved.
Theme by Fitobochka and ComFi.com Phone Cards Company.