Hantu Puncak Datang Bulan | Erotis dan Murahan

http://www.indonesiamatters.com/wp-content/uploads/hantu-puncak-datang-bulan.jpgAkhir-akhir ini banyak bermunculan film yang mengundang kontroversi karena terlalu vulgar dalam cerita maupun mengusung erotisme adegan. sebut saja Suster Keramas yang dibintangi Rin Sakuragi, bahkan mendapatkan fatwa haram dari MUI.

Kini giliran film besutan rumah produksi K2K, Hantu Puncak Datang Bulan yang harus ditarik dari peredaran. Meskipun telah lulus sensor Lembaga Sensor Film, namun film yang dibintangi oleh Andi Soraya dan Trio Macan ini ditarik dari peredaran karena MUI resmi mencekal dan FPI mendemonya. Alasannya, film  menampilkan adegan vulgar.

Film ini mengisahkan tentang  rumah besar di jadikan tempat kos–kosan beberapa pemuda-pemudi indekos di rumah ini. Sejak itu pemuda-pemudi yang indekos digoda oleh hantu lelaki dan hantu perempuan tidak habis–habisnya. Pemilik rumahpun mendatangkan orang–orang pintar untuk mengusir hantu–hantu itu, tapi gagal.

Menurut pandangan saya pribadi, film ini adalah film murahan. Walaupun seni dan cerita mereka tonjolkan, tapi pada dasarnya adegan syur tetap menjadi alasan supaya film ini laku. Didalamnya terdapat adegan-adegan ranjang dan setengah telanjang Andi Soraya. Meski pihak produser dan Lembaga Sensor Film telah memangkas adegan sepanjang 78 meter, tetap saja aroma erotisme tidak bisa dipisahkan dari film ini.

Perlu di ingat bahwa bangsa ini sudah mulai bosan dengan film-film jenis ini. Sebut saja Tali Pocong Perawan, Air Terjun Pengantin dan lain sebagainya, rating film tersebut tidak sebagus film-film yang mempunyai nilai motivasi dan edukasi, seperti Laskar Pelangi, Garuda Didadaku, Ayat-Ayat Cinta ataupun Ketika Cinta Bertasbih.

Semua tergantung pada kita selaku konsumen dan pemirsa.

Tulisan Terkait

About the Author

azaxs has written 250 stories on this site.

I am just a student at Ponorogo. Learn blogging, learn to share with others. Interest on graphic design and wordpress themes, but as soon as this blog contains various topics that I am writing... :)

12 Comments on “Hantu Puncak Datang Bulan | Erotis dan Murahan”

  • suryaden wrote on 6 February, 2010, 3:23

    seneng nek murah mas, kan ngirit.. :D

    [Reply ]

  • Dawam Multazam wrote on 6 February, 2010, 13:33

    sineas dan pecinta pilem endonesa ga enek sing cerdas deh pren….
    bah Tali Bra Perawan, bah Jilbab Biru di Bawah Piramid, murah semua….
    lha gimana mau dibilang mahal kalo idenya aja ndak perlu beli? jangankan beli, nyari aja ndak. tinggal lihat selera pasar, langsung bikin pilem. ;)
    tapi, apapun itu, beginilah Multikulturalisme Kita. :mrgreen:
    ~ maaf nyepam, mumpung update. :)

    [Reply ]

  • Alief wrote on 7 February, 2010, 6:43

    kalo dilihat dari sejarahnya, dari jaman baheula, film horor di endonesa selalau dan elalau dibumbui dengan adegan adegan panas dan jualan wajah cantik dari pada menjual sebuah misteri

    [Reply ]

  • unting wrote on 7 February, 2010, 14:49

    betul-betul… la terae seng panyu yo ngunu kwi ,lo kang, enek adegane ANU…. he he he

    [Reply ]

  • Anas wrote on 8 February, 2010, 1:03

    betu mas, aku wis bosen filmnya ngunu-ngunu tok… gak ada yang lain ta selain yang hot..

    [Reply ]

  • annosmile wrote on 8 February, 2010, 9:56

    mirip juga seperti hiburan di televisi
    klo ada acara televisi yang menarik minat penonton
    stasiun televisi lain juga ikut-ikutan membuat acara serupa

    [Reply ]

  • nahdhi wrote on 8 February, 2010, 10:24

    Saya suka yang murah soalnya lebih hemat duit. Wkakakakaka….

    [Reply ]

  • riFFrizz wrote on 8 February, 2010, 11:25

    lagi lagi film kayak gini, bikin kontrofersi aja !!!

    [Reply ]

  • Fanny wrote on 13 February, 2010, 10:54

    wuihhh, merusak moral bangsa

    [Reply ]

  • iwan wrote on 2 March, 2010, 3:19

    ya gk gitu, mas. asal buat eksport aja dapet devisa ..pussssiiing ngagajih rakyat ge

    [Reply ]

  • Asop wrote on 29 April, 2010, 10:20

    Pilem yg menurut saya hanya buang2 duit. :(

    [Reply ]

  • kanjoet wrote on 6 August, 2010, 13:29

    klo menurut gw sih bagus,, soalnya itu salah satu daya tarik dari film horor sendiri,,
    karna film”di luar negri juga begitu kan. masa kita gk mau berkembang menyaingi kancah per film man internasional,,
    tp yang paling penting unsur misteri nya harus melekat dan kental,, biar kita yang menonton tidak merasa kecewa ayau tidak puas,, jadi jangan hanya mempertonton kan ke pulgaran nya saja.

    [Reply ]

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Copyright © 2010 Azaxs Dot Net. All rights reserved.
Theme by Fitobochka and ComFi.com Phone Cards Company.