Author Archive

Page 26 of 28« First...«2425262728»

Impian Itu Berakhir Kerusuhan

Impian puluhan ribu Aremania melihat tim kebanggaannya (Arema) menang terkubur sementara, setelah laga perdananya di pentas 8 besar liga indonesia 2007 (LDI) melawan Persiwa harus dihentikan pada menit 70, dengan skor 2-1 untuk kemenangan Persiwa. Hal ini dikarenakan emosi dari Aremania yang berakhir dengan kerusuhan dengan aksi-aksi anarkis. Sehingga stadion Brawijaya Kediri rusak parah ... Full story

Happy New Year - Memaknai Tahun Baru

TIDAK terasa tahun baru 1429 H telah tiba. Pergantian waktu setahun menunjukan bahwa umur kita bertambah satu, tetapi kesempatan hidup kita di dunia berkurang pula satu tahun. Waktu laksana air yang mengalir ke hilir yang takkan pernah kembali ke hulu. Kadang ia membangkitkan semangat, namun kadang membuat orang terlena dan tidak menyadari kehadiran waktu dan melupakan nilainya. Full story

Apa tuh Blog?

Hari gini ga’ kenal blog? Bisa dikatakan kasian banget.. Blog saat ini merupakan suatu trend. Bahkan Technorati (www. technorati .com) mencatat di awal tahun 2007 ada sekitar 70 juta blog di dunia. Bandingkan dengan tahun 2003 yang hanya di bawah 2 juta blog! Pertumbuhan blogger (julukan mereka yang mempunyai blog) sangat spektakuler. Tentunya sebagai blogger kita harus paham apakah itu blog serta sejarah lahir dan berkembangan blog. Full story

Untuk Sahabat

  Pernah kita sama-sama susah Terperangkap di dingin malam Terjerumus dalam lubang jalanan Digilas kaki sang waktu yang sombong Terjerat mimpi yang indah… lelah Pernah kita sama sama-sama rasakan Panasnya mentari hanguskan hati Sampai saat kita nyaris tak percaya Bahwa roda nasib memang berputar Sahabat masih ingatkah… kau Cuplikan lagu Iwan Fals diatas terdengar berbeda malam ini dan sangat mengena di hati.. Fikiranku terbang berkelana menuju beberapa waktu yang telah berlalu. Serpihan kenangan itu bersatu menuju angan dan menggumpal bak kenyataan jelas di pelupuk mata.. Full story

Soe Hok Gie (Gie)

"Lebih baik diasingkan daripada menyerah pada kemunafikan” Sekilas tidak ada yang istimewa dari kalimat diatas, tetapi kalau kita renungi sangat dalam maknanya. Itulah salah satu ungkapan dari Soe Hok Gie (Gie). Siapa yang tidak kenal dengan tokoh yang satu ini, dikalangan aktivis kampus nama Gie bagaikan simbol dari pergerakan mahasiswa. Apalagi tahun 2005 lalu sempat di filmkan oleh Mira Lesmana dan Riri Reza bersama Miles Production dengan judul “Gie” yang diperankan oleh Nicholas Saputra, Sita Nursanti, Wulan Guritno, Lukman Sardi dan Thomas Nawilis. Bisa dikatakan film tersebut sukses besar. Siapakah sebenarnya Gie? Nama aslinya Soe Hok Gie, dilahirkan pada tanggal 17 Desember 1942, adik dari sosiolog Arief Budiman. Catatan harian Gie sejak 4 Maret 1957 sampai dengan 8 Desember 1969 dibukukan tahun 1983 oleh LP3ES ke dalam sebuah buku yang berjudul Soe Hok Gie: Catatan Seorang Demonstran setebal 494 halaman. Gie meninggal di Gunung Semeru sehari sebelum ulang tahunnya yang ke-27 — 16 Desember 1969 akibat gas beracun. Full story

Teriak Dalam Hening

Begitulah manusia, paling suka mencari sesuatu yang tidak ada, karena itulah epistemologi bermain dan mempermainkan pikiran. “Kenapa kita musti capek dan membuang tenaga untuk mencari hal yang ada dan tentunya sudah pasti? Padahal sesuatu yang ada tidak perlu dicari karena keberadaanya. Hanya sesuatu yang tidak adalah yang layak untuk kita cari.” Begitu diskusi singkat dengan teman kemarin di teras laboratorium kampus. Huh, beretorika tentang filsafat merupakan hal menarik walaupun kadang bikin pusing “Macam mencari ketiak ular” begitu kata-kata Dedy Mizwar dalam film Nagabonar Jadi 2. Kita lihat dan cari dari segala penjuru ketiak ular tidak kita temui, atau mana yang lebih dulu antara ayam dan telur? Wallahua’lam bisshawab. Teriak dalam hening…. Kembali ke topik, terbersit sebuah pertanyaan yang tiba-tiba muncul. Kenapa diwaktu hening tiada teriakan? Dilempar sandal tetangga, dimusuhi warga sekampung atau kalau berteriak berarti tiada hening lagi… terserah jawabannya bagaimana, yang jelas aku malam ini ditengah keheningan ingin berteriak sekeras-kerasnya. Ada apa dengan hari ini? Mungkinkah ada kecelakaan dalam hidup atau stress kah? nothing! Hari ini kujalani dengan biasa, walaupun aku mengharap dan berusaha menjadikan hari ini luarbiasa! Full story

Peduli Banjir

Setiap detik yang kita lalui selalu menyisakan cerita yang berbeda. Masih ingat di benak kita tiga tahun lalu, 26 Desember, tsunami memporak parandakan Aceh, Nias dan daerah lainnya, ratusan ribu orang menjadi korban. Setahun lalu, tsunami juga menghantam pantai pangandaran. Di penghujung tahun 2007 ini kembali bencana melanda. Banjir dan tanah longsor. Menambah daftar bencana yang terjadi di tahun ini. Indonesia seakan tenggelam. Betapa tidak, terhitung puluhan Kota dan Kabupaten menjadi korban keganasan banjir ini. Banjir kali ini memang merata. Khususnya di daerah jawa timur dan jawa tengah serta daerah lain di sumatera, kalimantan, sulawesi sampai pulau bali. Bahkan sampai hari ke lima (31 Desember) banjir masih menggenangi beberapa wilayah seperti Bojonegoro, Lamongan, Ngawi, Solo, Purwodadi dan beberapa daerah lainnya. Full story

Ponorogo Terendam

Akibat hujan 2 hari, sejumlah wilayah di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur terendam air setinggi 1 ½ meter. Seluruh warga panik mencari tempat pengungsian. “Air sungai di sepertiga daerah barat alun-alun Ponorogo meluber. Sejak tadi pagi warga masih sibuk mencari tempat yang lebih tinggi,” ujar salah seorang warga di Kabupaten Ponorogo, Lukman Hakim Arifin kepada okezone, Rabu (26/12/2007). Hujan yang mengguyur Kabupaten Ponorogo sejak perayaan Natal kemarin hingga saat ini baru reda. Akibatnya beberapa sungai yang mengalir di daerah kabupaten Ponorogo meluber dan menggenangi daerah-daerah rendah di kabupaten tersebut. “Sungai Keyang, Sungai Sekayu, Sungai Madiun, Sungai Bendo airnya meluber. Sehingga kurang lebih tujuh desa terendam air,” katanya. Full story

Embun Pagi

  Bulan Desember 2007, dipenghujung tahun ini mestinya banyak catatan yang aku torehkan sebagai saksi perjalanan..dalam pencarian diri dan penggapaian-Nya. Mungkin biasa bagi orang lain tapi tidak bagiku, karena esensinya sangat nyata dalam menentukan langkah kedepan. Yup, salah satunya embun pagi… Dingin terasa menusuk kulit, ketika ia datang menghampiri bumi memberikan sentuhan kesejukan, mengiringi terbitnya sang mentari bersama kicauan burung riang dipagi hari.. Kadang aku berfikir alangkah mulianya ia, tiap pagi membawa nuansa berbeda terutama bagi mereka yang mau memikirkan-Nya.. Dimulai dengan kesejukan diawal hari, merupakan spirit tak terbantahkan dalam penggapaian cipta rasa dan karsa tiap manusia. Bukankah manusia adalah hasil pikirannya? Jika kita bisa berfikir secara bijak maka hasilnya akan sesuai harapan kita.. dan semuanya bermula dengan perasaan batin yang tenang diiringi kesejukan dan suasana.. Full story
Page 26 of 28« First...«2425262728»
Copyright © 2010 Azaxs Dot Net. All rights reserved.
Theme by Fitobochka and ComFi.com Phone Cards Company.