Archive for the ‘Kontemplasi’ Category

Page 3 of 4«1234»

Mahasiswa Indonesia Antara Gerakan dan Harapan

Disini negeri kami Tempat padi terhampar Samuderanya kaya raya Negeri kami subur tuhan.... Salam pergerakan! Lagu Darah Juang kini hanyalah lagu yang dipakai sebagai pelengkap dan meramaikan OSMA (OSPEK) di kampus-kampus. Ironis tentunya, mengingat lagu inilah yang mampu menyatukan mahasiswa Indonesia melawan tirani orde baru sehingga mampu menumbangkannya pada tahun 1998 silam. Postingan ini mengenai kegelisahan saya, kami, mungkin juga anda dan kita.. terutama mewakili mereka yang tidak berdaya untuk meneriakkan ini semua! Merupakan kritikan saya sendiri sebagai mahasiswa melihat realita kenyataan pergerakan yang ada saat ini. Dimana pergerakan mahasiswa yang berlabel agent of change berada di titik nadir perjuangan, terlenakan dan terbenam pada arus globalisasi yang menyesatkan serta terhimpit faham hedonisme yang semakin membutakan mata. Full story
Tags:

Surya Melawan Temaram

Semburat fajar berganti Pasi menjadi Dalam penantian pagi Deru-deru kegelapan Menyandang asma kebesaran Lenyap bersama cumbuan Rayuan dalam persujudan Lelah, bergelanyut resah menderah Pijakan meronta Merona kecewa menggayut jiwa Kasih embun entah kemana Luput dari kelana asa Full story

Jangan Main Instan!

Postingan ini adalah tulisan penyeimbang dari postingan sebelumnya…. Secara resmi, Jumat ( 11/4/2008 ) kemarin pemerintah telah menghentikan pemblokiran Youtube, MySpace juga Multiply. Seperti kita ketahui, berkaitan dengan penayangan film fitna beberapa hari lalu pemerintah memblokir situs-situs tersebut. Dalam jumpa pers di Gedung Depkominfo, Menkominfo meminta maaf jika pemblokiran YouTube secara total selama beberapa hari ini mengganggu para pengguna internet. Blocking situs, dianalogikan Menkominfo Mohammad Nuh seperti mengambil tumor dalam tubuh seseorang. Untuk itulah tubuh harus dianastesi (dibius) secara total. Analogi tersebut mirip dengan aksi pemblokiran total yang dilakukan pemerintah terhadap situs YouTube guna menghadang film 'Fitna'. Full story

Menggugat Kemiskinan Indonesia

Indonesia tanah air beta Pusaka abadi nan jaya Indonesia sejak dulu kala Selalu dipuja-puja bangsa Sebait lirik lagu Indonesia Pusaka diatas tentunya sangat menyentuh jiwa kita sebagai bangsa yang merdeka dan memiliki kedaulatan. Rasa kebanggaan dan ke-akuan sebagai warga negara Indonesia tertanam kuat dalam syair tersebut. Yup, tidak berlebihan kiranya dan sangatlah manusiawi jika kita menggugat keabsahan bait lagu ini jika melihat realita sekarang.. Apakah yang dapat kita banggakan sehingga bangsa lain memuja bangsa Indonesia? Sangat naif dikatakan bahwa negara kita patut dipuja-puja bangsa lain kecuali dalam kesabarannya.. Kita sangatlah sabar menunggu perubahan yang terjadi. Bukankah seharusnya kita telah banyak belajar sejak jaman kemerdekaan, tapi nyatanya tiada perubahan yang benar-benar kita rasakan, hanya sederet teori yang dipamerkan sebagai pajangan kaum intelektual. Full story

April Mop dan Sejarahnya.

Sebelumnya aku minta maaf pada kawan-kawan yang merasa tersinggung ataupun tidak setuju dengan postingan ini. Tetapi postingan dibawah ini tidak bermaksud menyinggung pihak manapun. Hanya berniat mengingat serta menjelaskan dengan objective sejarah april mop, yang biasa diperingati pada tanggal 1 April. Tulisan ini aku dapatkan dari eramuslim.com dan tidak ada sangkut paut dengan tulisan sebelumnya . Kalo ada pembenaran maupun koreksian dari kawan-kawan silahkan. *** Perayaan April Mop yang selalu diakhiri dengan kegembiraan dan kepuasan itu sesungguhnya berawal dari satu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan. April Mop atau The April’s Fool Day berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 atau bertepatan dengan 892 H. Sebelum sampai pada tragedi tersebut, ada baiknya menengok sejarah Spanyol dahulu ketika masih di bawah kekuasaan Islam. Full story

Sebuah Perjalanan

Kawan ... Sebuah perjalanan membawa Kita dalam suatu dimensi Waktu dan ruang yang membawa sebuah perubahan Tambatan dan ikatan akan terus bergulir Walau sekuat apapun Kita menahannya Semua akan berjalan dinamis ... Semua akan terjadi perubahan ... Begitu juga kisah hidup manusia Perjalanan yang hanya sementara Dimana tidak berhenti sebelum ajal menghampiri Tiap detik yang terhembus, selalu memberikan arti Full story

Mimpi Yang Utuh

Bintang... Tak selamanya berkedip tertib bak prajurit Bulan... Tak selamanya bersinar binar tanpa getar Dalam hari, tak selamanya pagi penuh elegi Tragedi menanti Siang tenang Malang mengenang Dan malam-malam tak jarang yang hanya diam Selang, regang, rebahkan Dalam sandaran pundak-pundak malam Full story

Beranda

  Yup, akhirnya.. tadi siang selesai sudah tugas dari Beranda (Buletin Kita) tuk nyebarin uletin di kampus.. Sabtu kemarin kita ke percetakan Sekar, yup...  Memang buletin ini simpel sekali dan hanya 12 halaman, tapi bagaimanapun juga itu adalah hasil perjuanganku bareng kawan2 HMI Koms STAIN Ponorogo. Beranda, ya beranda namanya, sebuah buletin kecil yang berisikan suara-suara kami dan tempat mengeksplor kreativitas. Sempat seorang teman bertanya kenapa namanya beranda? bukankah beranda bisa diplesetkan menjadi berandal atau keranda? Ya, betul. Berandal, memang kita berandal tapi berandal yang sopan dalam bertindak juga berpikir. Keranda? mungkin saja, sepertinya memang kemanusiaan diantara kita sudah banyak yang mati, keadilan juga, biarlah kita jadi keranda. mengubur jauh-jauh kemanusiaan ataupun keadilan yang telah mati, biarlah berganti dengan yang baru, dimana lebih suci dan lebih mempunyai makna dan nilai. ups, ngeluyur sampai mana-mana. Full story

Love For Every (Valentine’s) Days

Valentine, siapa orang diabad ini yang tidak pernah mendengar istilah tersebut, hari yang diagung-agungkan oleh sebagian besar orang, hari khusus, hari istimewa terutama bagi muda mudi di seluruh dunia. Orang beranggapan tanggal 14 Februari adalah hari istimewa karena didalamnya tertumpahkan kasih sayang dan cinta. "Katanya." Dengan berlabelkan Cinta, Valentine's Days kian membudaya di negeri ini. Sudah bukan barang asing lagi, jika cinta menjadi label, akan laris manis diterima oleh sebagian besar warga kita. Tengok saja, sinetron-sinetron di layar kaca kita yang berating tinggi semua mengusung cinta. Belum lagi group band pendatang ataupun lama, supaya eksis mereka mengusung label cinta… Apakah betul begitu hauskah warga Indonesia dengan cinta? Atau justru kemunafikanlah yang sebenarnya dipuja-puja.. Full story
Page 3 of 4«1234»
Copyright © 2010 Azaxs Dot Net. All rights reserved.
Theme by Fitobochka and ComFi.com Phone Cards Company.