- Friday, April 18, 2008, 4:31
- Catatanku, Kontemplasi, News, lepas
- 740 views
Disini negeri kami
Tempat padi terhampar
Samuderanya kaya raya
Negeri kami subur tuhan....
Salam pergerakan!
Lagu Darah Juang kini hanyalah lagu yang dipakai sebagai pelengkap dan meramaikan OSMA (OSPEK) di kampus-kampus. Ironis tentunya, mengingat lagu inilah yang mampu menyatukan mahasiswa Indonesia melawan tirani orde baru sehingga mampu menumbangkannya pada tahun 1998 silam.
Postingan ini mengenai kegelisahan saya, kami, mungkin juga anda dan kita.. terutama mewakili mereka yang tidak berdaya untuk meneriakkan ini semua! Merupakan kritikan saya sendiri sebagai mahasiswa melihat realita kenyataan pergerakan yang ada saat ini. Dimana pergerakan mahasiswa yang berlabel agent of change berada di titik nadir perjuangan, terlenakan dan terbenam pada arus globalisasi yang menyesatkan serta terhimpit faham hedonisme yang semakin membutakan mata.
Full story
- Tuesday, April 15, 2008, 9:07
- Kontemplasi, lepas
- 298 views
Semburat fajar berganti
Pasi menjadi
Dalam penantian pagi
Deru-deru kegelapan
Menyandang asma kebesaran
Lenyap bersama cumbuan
Rayuan dalam persujudan
Lelah, bergelanyut resah menderah
Pijakan meronta
Merona kecewa menggayut jiwa
Kasih embun entah kemana
Luput dari kelana asa
Full story
- Sunday, April 13, 2008, 6:56
- Catatanku, Kontemplasi, News, lepas
- 425 views
Postingan ini adalah tulisan penyeimbang dari postingan
sebelumnya….
Secara resmi, Jumat ( 11/4/2008 ) kemarin
pemerintah telah menghentikan pemblokiran Youtube, MySpace juga Multiply. Seperti kita ketahui, berkaitan dengan penayangan
film fitna beberapa hari lalu pemerintah memblokir situs-situs tersebut.
Dalam jumpa pers di Gedung Depkominfo,
Menkominfo meminta maaf jika pemblokiran YouTube secara total selama beberapa hari ini mengganggu para pengguna internet. Blocking situs, dianalogikan Menkominfo Mohammad Nuh seperti mengambil tumor dalam tubuh seseorang. Untuk itulah tubuh harus dianastesi (dibius) secara total. Analogi tersebut mirip dengan aksi pemblokiran total yang dilakukan pemerintah terhadap situs YouTube guna menghadang film 'Fitna'.
Full story
- Sunday, April 6, 2008, 2:03
- Catatanku, Kontemplasi, News, lepas
- 401 views
Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala
Selalu dipuja-puja bangsa
Sebait lirik lagu Indonesia Pusaka diatas tentunya sangat menyentuh jiwa kita sebagai bangsa yang merdeka dan memiliki kedaulatan. Rasa kebanggaan dan ke-akuan sebagai warga negara Indonesia tertanam kuat dalam syair tersebut.
Yup, tidak berlebihan kiranya dan sangatlah manusiawi jika kita menggugat keabsahan bait lagu ini jika melihat realita sekarang.. Apakah yang dapat kita banggakan sehingga bangsa lain memuja bangsa Indonesia? Sangat naif dikatakan bahwa negara kita patut dipuja-puja bangsa lain kecuali dalam kesabarannya..
Kita sangatlah sabar menunggu perubahan yang terjadi. Bukankah seharusnya kita telah banyak belajar sejak jaman kemerdekaan, tapi nyatanya tiada perubahan yang benar-benar kita rasakan, hanya sederet teori yang dipamerkan sebagai pajangan kaum intelektual.
Full story
- Wednesday, April 2, 2008, 5:33
- Catatanku, Kontemplasi, News, lepas
- 576 views
Sebelumnya aku minta maaf pada kawan-kawan yang merasa tersinggung ataupun tidak setuju dengan postingan ini. Tetapi postingan dibawah ini tidak bermaksud menyinggung pihak manapun. Hanya berniat mengingat serta menjelaskan dengan objective sejarah april mop, yang biasa diperingati pada tanggal 1 April. Tulisan ini aku dapatkan dari
eramuslim.com dan tidak ada sangkut paut dengan tulisan sebelumnya
. Kalo ada pembenaran maupun koreksian dari kawan-kawan silahkan.
***
Perayaan April Mop yang selalu diakhiri dengan kegembiraan dan kepuasan itu sesungguhnya berawal dari satu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan. April Mop atau The April’s Fool Day berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 atau bertepatan dengan 892 H. Sebelum sampai pada tragedi tersebut, ada baiknya menengok sejarah Spanyol dahulu ketika masih di bawah kekuasaan Islam.
Full story
- Sunday, March 30, 2008, 3:22
- Catatanku, Kontemplasi, lepas
- 436 views
Kawan ...
Sebuah perjalanan membawa Kita dalam suatu dimensi
Waktu dan ruang yang membawa sebuah perubahan
Tambatan dan ikatan akan terus bergulir
Walau sekuat apapun Kita menahannya
Semua akan berjalan dinamis ...
Semua akan terjadi perubahan ...
Begitu juga kisah hidup manusia
Perjalanan yang hanya sementara
Dimana tidak berhenti sebelum ajal menghampiri
Tiap detik yang terhembus, selalu memberikan arti
Full story
- Wednesday, March 26, 2008, 3:39
- Catatanku, Kontemplasi, lepas
- 374 views
Bintang...
Tak selamanya berkedip tertib
bak prajurit
Bulan...
Tak selamanya bersinar binar
tanpa getar
Dalam hari,
tak selamanya pagi penuh elegi
Tragedi menanti
Siang tenang
Malang mengenang
Dan malam-malam tak jarang
yang hanya diam
Selang, regang, rebahkan
Dalam sandaran pundak-pundak malam
Full story
- Monday, March 17, 2008, 8:54
- Catatanku, Kontemplasi, News, lepas
- 493 views
Yup, akhirnya.. tadi siang selesai sudah tugas dari Beranda (Buletin Kita) tuk nyebarin uletin di kampus.. Sabtu kemarin kita ke percetakan Sekar, yup... Memang buletin ini simpel sekali dan hanya 12 halaman, tapi bagaimanapun juga itu adalah hasil perjuanganku bareng kawan2 HMI Koms STAIN Ponorogo.
Beranda, ya beranda namanya, sebuah buletin kecil yang berisikan suara-suara kami dan tempat mengeksplor kreativitas. Sempat seorang teman bertanya kenapa namanya beranda? bukankah beranda bisa diplesetkan menjadi berandal atau keranda? Ya, betul. Berandal, memang kita berandal tapi berandal yang sopan dalam bertindak juga berpikir. Keranda? mungkin saja, sepertinya memang kemanusiaan diantara kita sudah banyak yang mati, keadilan juga, biarlah kita jadi keranda. mengubur jauh-jauh kemanusiaan ataupun keadilan yang telah mati, biarlah berganti dengan yang baru, dimana lebih suci dan lebih mempunyai makna dan nilai. ups, ngeluyur sampai mana-mana.
Full story
- Wednesday, February 13, 2008, 5:06
- Kontemplasi
- 339 views
Valentine, siapa orang diabad ini yang tidak pernah mendengar istilah tersebut, hari yang diagung-agungkan oleh sebagian besar orang, hari khusus, hari istimewa terutama bagi muda mudi di seluruh dunia. Orang beranggapan tanggal 14 Februari adalah hari istimewa karena didalamnya tertumpahkan kasih sayang dan cinta. "Katanya."
Dengan berlabelkan Cinta, Valentine's Days kian membudaya di negeri ini. Sudah bukan barang asing lagi, jika cinta menjadi label, akan laris manis diterima oleh sebagian besar warga kita. Tengok saja, sinetron-sinetron di layar kaca kita yang berating tinggi semua mengusung cinta. Belum lagi group band pendatang ataupun lama, supaya eksis mereka mengusung label cinta… Apakah betul begitu hauskah warga Indonesia dengan cinta? Atau justru kemunafikanlah yang sebenarnya dipuja-puja..
Full story