- Tuesday, June 10, 2008, 2:47
- Catatanku, Kontemplasi, News, lepas
- 1,529 views
Melihat gejolak sosial dan konflik yang silih berganti di Indonesia, sebutan negara bermartabat sepertinya patut kita tinjau ulang.
Awal bulan ini semua mata tertuju pada
aksi FPI yang menyerang dan membubarkan secara paksa aksi AKKBB di Monas, dibalik kontroversi dan provokasi didalamnya, jelas sekali tindakan ini tidak dapat dibenarkan secara hukum. Buntut dari aksi tersebut Dimana-mana terjadi aksi menuntut
pembubaran FPI, Sebaliknya FPI menuding dan menyalahkan AKKBB berasiliasi dengan
Ahmadiyah-lah yang menjadi provokator dibalik kerusuhan Monas
Kekerasan dibalas dengan kekerasan, inilah fakta yang terjadi dilapangan, dimana warga kita sangat rentan tersulut emosinya tanpa mau berfikir lebih jernih dan dalam. Tiba-tiba saja, banyak ormas yang mengaku bak pejuang dan penegak kebenaran. Sebut salah satu contohnya di Jember, terbentuk
Pasukan Berani Mati, dengan fokus utama membubarkan FPI.
Full story